Gelar Private Party saat Covid-19, Gebby Vesta Disanksi Menyapu Pasar Jimbaran 3 Hari

Gelar Private Party saat Covid-19, Gebby Vesta Disanksi Menyapu Pasar Jimbaran 3 Hari
PERISTIWA | 1 Juni 2020 12:05 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Selegram Gebby Vesta mendapat teguran dan sanksi oleh pihak Desa Adat Jimbaran, Bali. Gabby diketahui menggelar private party ulang tahun saat pandemi Covid-19 di sebuah villa di Jalan Uluwatu, Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Senin (25/5) lalu.

"Itu sudah selesai. Cerita awalnya, kita tidak tahu karena tidak ada laporan. Kalau tidak salah hari Senin itu Minggu lalu. Kita baru tau dua harinya, setelah acara selesai," kata Bendesa Adat Jimbaran, I Made Budiarta saat dihubungi, Senin (1/5).

"Jadi kita merasa kecolongan di Desa Adat. Yang punya (villa) juga tidak melapor. Saya tanya di keamanan posko mereka juga tidak tau," imbuh Budiarta.

Private party itu, digelar bersama kawan-kawan Geby Vesta sekitar 40 orang. Kemudian, hal itu diketahui saat ia memposting di akun media sosialnya. Selanjutnya, netizen geram mengenai hal itu. Sehingga, pihak Desa Adat mencari informasi dan selanjutnya Gebby bersama dua orang rekannya dipanggil ke Kantor Desa Adat Jimbaran.

"Iya artinya, mereka kumpul dengan teman-temannya dan kurang lebih 40 orangan. Padahal kita tidak tahu, kalau kita tahu, kita tidak izinkan. Mereka si bilang ulang tahun," ungkap Budiarta.

Gebby Vesta melakukan pesta tersebut ulang tahunnya, diperkirakan sejak pukul 17:00 Wita hingga 19:00 Wita. Namun, lewat hal tersebut Gebby dan kawan-kawan meminta maaf dan mendatangi Kantor Desa Adat Jimbaran, Bali.

"Iya, mereka dipanggil ke kantor, Mbak Gebby ngajak temannya dua orang. Kemudian, dari pihak vila dan managernya juga kita panggil dan sudah kita kasih arahan dan ada sanksi," ujarnya.

Sementara untuk sanksinya Desa Adat Jimbaran mengenakan, untuk menyapu di seputaran kantor Desa Adat Jimbaran dan Pasar Jimbaran selama tiga hari dan Gebby dihukum bersama dua orang rekannya.

"Mereka sudah datang dan sudah ada video yang klarifikasi (untuk minta maaf). Kita berikan sanksi adat menyapu di kantor dan pasar Jimbaran. Kalau dari tim kita 3 hari untuk tidak diulangi," ujar Budiarta.

Budiarta juga mengimbau, kepada masyarakat agar menaati himbaun Pemerintah agar penularan Covid-19 bisa dicegah. "Imbauan kita, tetap mengikuti atau intruksi yang sudah ada. Supaya masyarakat sehat semua," ujar Budiarta. (mdk/ded)

Baca juga:
Klarifikasi Gebby Vesta soal Video Viral Penggerebekan 'Waria Ngumpet'
Kembali Berseteru, Lucinta Luna Sebut Gebby Vesta Pansos?
Gebby Vesta Unggah Foto Lawas Lucinta Luna, Warganet Heboh

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5