Geledah Rumah Warga di Sukoharjo, Densus 88 Bawa Handphone dan Laptop

PERISTIWA | 18 November 2019 12:52 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap Imam (35), warga Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (17/11) malam. Imam diamankan saat pulang ke rumah kontrakan seusai salat Isya di Masjid Baitul Hamdi, Dukuh Jati Arum RT 02 RW 11 Desa Mranggen Kecamatan Polokarto, tak jauh dari rumahnya.

Ketua RT 02 RW 11, Ahmad Sutisna (49) mengatakan, saat penggeledahan Densus 88 membawa sejumlah barang bukti dari rumah almarhum kakaknya tersebut. Selain dirinya, ada Kapolsek Polokarto dan anggota dari Kodim Sukoharjo.

"Penggeledahan dilakukan jam 21.00 sampai jam 22.00. Ada 2 HP, yang satu android dan satunya HP jadul. Kemudian satu laptop, flashdisk dan dompet berisi uang Rp 200 ribu. Tapi uangnya dikembalikan ke istrinya," ujar Sutisna, saat ditemui di rumahnya. Senin (18/11).

1 dari 1 halaman

Tak Ditemukan Barang Terkait Terorisme

Selain barang-barang tersebut tidak ditemukan barang aneh lainnya seperti buku jihad, senjata dan lainnya. Ia mengaku kaget dengan penangkapan Imam tersebut. Pasalnya yang ia kenal selama ini, Imam mempunyai perilaku yang baik.

"Dia itu setahu saya orangnya baik. Banyak membantu keperluan masjid di sini. Kalau pekerjaannya jualan online barang peralatan rumah tangga," katanya

Lebih lanjut, dia menyampaikan, Imam mulai mengontrak rumah tersebut sejak setahun lalu. Selain bekerja, dia juga memasukkan anaknya ke sekolah TK Amanah Umah di desa tersebut.

"Anak yang paling besar baru dimasukkan ke TK Amanah Umah," katanya lagi.

Saat ini, atas sarannya anak istri Imam telah dijemput keluarga dibawa ke kampung halaman di Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo. (mdk/ray)

Baca juga:
Kapolda Sumut Sebut Para Tersangka Teroris Pernah Berlatih di Karo
Densus 88 Bekuk Terduga Teroris di Sukoharjo
23 Terduga Teroris Diamankan Terkait Kasus Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan
Pria Terduga Teroris di Cilacap sudah Lama Diintai Polisi
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Cilacap