Gempa Berpotensi Tsunami di Malut & Sulut, Warga Bitung Mengungsi ke Tempat Tinggi

PERISTIWA | 15 November 2019 00:24 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung, Sulawesi Utara, Rudy Wongkar mengatakan, warga di pesisir pantai mencari tempat di ketinggian mengantisipasi tsunami akibat gempa bumi dengan magnitudo 7,4 yang direvisi oleh BMKG menjadi 7,1.

"Saat ini memang ada peringatan dini tsunami, warga pesisir sementara mengungsi," sebut Wongkar di Manado dilansir Antara, Jumat (15/11).

Dia mengatakan, warga pesisir yang mengungsi ke tempat tinggi yaitu berasal dari Kecamatan Madidir, Aertembaga dan Maesa.

"Saat ini kami masih menenangkan warga sambil mengarahkan mencari tempat-tempat yang lebih tinggi," sebutnya.

Kondisi ketinggian air beberapa saat terjadi gempa masih normal dan belum ada kenaikan muka laut. "Kami harap warga tetap tenang," harapnya.

1 dari 1 halaman

Gempa Sulut-Malut Dimutakhirkan Jadi M 7.1

BMKG melakukan pemutakhiran terhadap gempa yang terjadi di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Informasi soal gempa yang awalnya bermagnitudo 7.4 diperbarui menjadi 7.1.

"Pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk wilayah: Sulawesi Utara, Gempa Magnitudo: 7.1," tulis BMKG melalui situs resminya, Kamis (14/11).

Lokasi gempa berada pada koordinat 1.67 Lintang Utara, 126.39 Bujur Timur. Sementara pusat gempa terletak pada 137 Kilometer Barat Laut Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara. (mdk/ray)

Baca juga:
Gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara Dimutakhirkan Menjadi M 7.1
Gempa M 7,4 Berpotensi Tsunami, Bitung, Halmahera dan Ternate Waspada
Gempa Magnitudo 7.4 Guncang Jailolo Malut, Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitudo 7,1 di Sulut, Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitudo 5,1, Sejumlah Bangunan di Buleleng Bali Rusak
Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Bali