Gempa di Laut Jawa Akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia

PERISTIWA » MALANG | 19 September 2019 16:34 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menjelaskan gempa dua kali yang mengguncang di laut Jawa disebabkan deformasi atau perubahan batuan pada Lempeng Indo-Australia. Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menuturkan, gempa ini juga menjadi bukti bahwa aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di kedalaman 500 kilometer di bawah Laut Jawa masih aktif.

"Di bawah Laut Jawa tersebut lempeng Indo-Australia menunjam dan menukik curam hingga kedalaman lebih dari 600 kilometer," ungkap Daryono dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (19/9).

Gempa di wilayah laut Jawa terjadi pada pukul 14.06 WIB dan 14.31 WIB, dengan kekuatan masing-masing memiliki magnitudo 6,1 SR dan 6,0 SR dengan jarak episenter 21 kilometer. Gempa itu sangat terasa di daerah Jawa Timur sampai ke Bali.

Gempa jenis dalam atau deep focus earthquake itu berlokasi di laut sekitar 88 km arah timur laut kota Rembang, Jawa Tengah di kedalaman 620 km. Gempa kedua terjadi 75 km timur laut kota Rembang dan terjadi di kedalaman 623 km.

Kedua gempa itu dirasakan getarannya sampai ke Madura, Malang, Denpasar, Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Sumbawa. Belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa tersebut dan tidak berpotensi tsunami.

Alasan mengapa getaran gempa itu terasa cukup jauh adalah karena hiposenter atau pusat gempa yang dalam sehingga spektrum guncangan dirasakan dalam wilayah yang luas. Gempa dengan kedalaman melebihi 300 km sendiri merupakan fenomena alam yang menarik karena jarang terjadi.

Proses terjadinya gempa hiposenter hingga kini masih misteri. "Ada teori yang menjelaskan kaitannya dengan perubahan sifat kimiawi batuan pada suhu dan tekanan tertentu," ungkap Daryono.

Aktivitas seismik ini sendiri terjadi karena adanya pengaruh gaya slab pull yaitu gaya tarik lempeng ke bawah akibat tarikan gravitasi Bumi yang ditandai dengan mekanisme sumber gempa yang berupa sesar turun.

Baca juga:
Diguncang Gempa, Warga Kota Mataram Berhamburan Keluar Bangunan
Gempa 2 Kali Guncang Tuban Tak Menimbulkan Tsunami
Selang 25 Menit, Gempa Susulan Kembali Getarkan Tuban
Selain Bali, Rentetan Gempa Bumi di Tuban Dirasakan Warga NTB
Gempa Bermagnitudo 5.6 Guncang Tuban, Terasa Sampai ke Bali
Melonguane Talaud Diguncang Gempa Magnitudo 5,7

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT