Gempa Malang Disebabkan Aktivitas Zona Subduksi Bagian Selatan

Gempa Malang Disebabkan Aktivitas Zona Subduksi Bagian Selatan
gempa. ©2012 Merdeka.com
NEWS | 22 Oktober 2021 11:26 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang, Ma'mur mengatakan, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 yang terjadi pada Jumat (22/10) pukul 9.21 WIB di barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur, disebabkan adanya aktivitas pada zona subduksi yang ada di bagian selatan.



Dia mengungkapkan, gempa tersebut terjadi pada 78 kilometer barat daya Kabupaten Malang.


"Gempa akibat dari aktivitas zona subduksi yang ada di selatan. Tidak berpotensi tsunami," katanya di Malang, Jumat (22/10).



Ma'muri menerangkan, gempa yang terjadi pada kedalaman 33 kilometer tersebut, masuk dalam kategori gempa dangkal. Hingga saat ini, pihaknya masih belum mendapatkan laporan terkait adanya kerusakan akibat gempa bumi tersebut.



"Ini merupakan gempa dangkal, pada kedalaman 33 kilometer. Laporan kerusakan belum kami terima," ujarnya.



Ia menambahkan, saat ini BMKG Malang juga telah melakukan pendataan terkait wilayah mana saja yang merasakan guncangan gempa bumi tersebut.



Sementara itu, salah seorang saksi mata yang ada di wilayah Kota Malang, Aris Midaada mengatakan bahwa gempa bumi dirasakan kurang lebih berkisar antara 20 detik. Guncangan dirasakan cukup kencang.



"Pada saat saya akan keluar rumah, tiba-tiba bergoyang, dan getaran terasa kencang. Kurang lebih selama 20 detik," ungkap Aris seperti dilansir dari Antara.



Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat, kurang lebih pukul 9.21 WIB. Gempa terjadi pada koordinat8.85 Lintang Selatan, dan 112.51 Bujur Timur.



Guncangan gempa bumi tersebut dirasakan di sejumlah wilayah, diantaranya Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu atau wilayah Malang Raya. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. (mdk/fik)

Baca juga:
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Malang, Warga Panik Berhamburan ke Luar Ruangan
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang di Barat Daya Malang
Rumah Warga di Bali Rusak Terdampak Gempa Bertambah Menjadi 2.303
Dampak Gempa Bali, 27 Sekolah di Kabupaten Bangli Rusak
Warga Tarakan Rasakan Getaran Dampak Gempa Tektonik Magnitudo 3,7
Dampak Gempa Bali: 617 Rumah Rusak Berat dan 1.203 Rusak Ringan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami