Gempa Susulan Diprediksi Masih Guncang Nias Barat, Warga Diminta Jauhi Bangunan Rusak

Gempa Susulan Diprediksi Masih Guncang Nias Barat, Warga Diminta Jauhi Bangunan Rusak
Ilustrasi gempa. Ilustrasi shutterstock.com
PERISTIWA | 14 Mei 2021 17:43 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa gempa susulan masih akan mengguncang Niat Barat Sumatera Utara, usai gempa magnitudo 6,7. BMKG pun meminta masyarakat untuk menghindari bangunan yang telah rusak.

"Jadi, saya mohon gempa-gempa susulan diperkirakan masih akan terus terjadi. Maka kami mengimbau agar masyarakat di wilayah terdampak menghindari bangunan yang sudah retak atau rusak diakibatkan gempa," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (14/5).

BMKG juga meminta masyarakat waspada dengan kawasan perbukitan dengan tebing curam. Sebab, gempa susulan signifikan dapat memicu longsoran dan reruntuhan batu.

"Tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang bertanggung jawab," ujar dia.

Selain itu, BMKG mengingatkan masyarakat untuk memeriksa dan memastikan bahwa bangunan tempat tinggal cukup kuat dan stabil terhadap getaran gempa bumi, sebelum kembali ke rumah. Hal ini agar masyarakat aman apabila ada gempa susulan.

"Apapun mohon pastikan tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan bangunan sebelum kembali ke rumah masing-masing," kata Dwikorita.

Sebelumnya, gempa bumi tektonik magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera pada Jumat (14/5) pukul 13.33.09 WIB. Gempa dilaporkan tidak berpotensi tsunami.

Pusat gempa terletak pada koordinat 0,2 Lintang Utara (LU) dan 96,69 Bujur Timur (BT). Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 125 kilometer (km) arah Barat Daya Kota Lahomi, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara dengan kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang berada di zona outer-rise. Gempa tersebut memiliki mekanisme sesar turun (normal fault).

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com (mdk/gil)

Baca juga:
BMKG: Nias Barat Diguncang 9 Kali Gempa Susulan
Warga Sumbar Sempat Mengungsi Akibat Gempa Magnitudo 7.2
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Melonguane Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Susulan Magnitudo 5,2 Guncang Nias Barat
Guncangan Gempa M7,2 buat Warga Nias Panik dan Berhamburan Keluar Rumah
Gempa Magnitudo 7,2 Guncang Nias Barat Dirasakan hingga Banda Aceh

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami