Genjot Kunjungan Wisatawan, Plt Gubernur Aceh Undang Kapal Pesiar Singgah ke Sabang

PERISTIWA | 19 Oktober 2019 01:02 Reporter : Afif

Merdeka.com - Pemerintah Aceh tengah giat-gita mengembangkan bisnis wisata di Aceh. Untuk meningkatkan kunjungan ke Serambi Mekkah, khususnya ke Pulau Sabang. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengundang kapal-kapal pesiar untuk singgah di Sabang.

"Sabang adalah surga terpendam di ujung Sumatera. Potensi wisata bahari di Sabang boleh dikatakan merupakan salah satu aset wisata nasional yang sangat lengkap," kata Nova Iriansyah, Jumat (18/10) di Banda Aceh.

Menurutnya, pertemuan IMT-GT Cruise Business Forum di Sabang, Rabu 16 September 2019 lalu merupakan forum bisnis untuk kunjungan kapal pesiar itu. Perlu dibahas langkah-langkah untuk mengundang kehadiran kapal pesiar. Nova menjamin administrasi untuk persinggahan kapal pesiar akan mempermudah sehingga bebas dari birokrasi yang berbelit.

Selain itu, sebut Nova, sebagai bagian dari kerjasama IMT-GT, Sabang telah menjalin kerjasama dengan kawasan Phuket dan Langkawi. Kerjasama yang disepakati tiga kawasan ini melahirkan sebuah program yang dinamakan Sabang, Phuket, Langkawi Approach atau disingkat “Saphula Approach”.

Melalui Saphula diharapkan tiga kawasan ini akan tampil sebagai pintu gerbang bagi wisata bahari ASEAN.

"Untuk mendukung langkah itu, kita membuka akses seluas-luasnya kepada para tamu untuk menjelajahi Sabang, termasuk jalur kapal pesiar (cruise) Saphula-Penang serta rute kapal yacht dalam Saphula," kata Nova.

Saat ini, kata Plt Gubernur jumlah kapal pesiar yang singgah di Pulau Weh ini cukup lumayan. Tahun lalu, ada enam kapal pesiar yang singgah sebelum melanjutkan perjalanan ke Maldives.

"Ke depan kita berharap jumlah kapal pesiar yang datang bisa lebih meningkat lagi," ungkapnya.

Menurut Nova, Sabang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang oleh pemerintah ditetapkan sebagai salah satu lokasi Strategis Pariwisata Nasional.

Berbagai keindahan alam, terumbu karang yang indah, pantai nan putih, hutannya yang masih rimbun, dan berbagai panorama indah lainnya membuat Sabang dilirik wisatawan sebagai tempat berwisata.

Pemerintah Aceh menargetkan di tahun 2019, kunjungan wisatawan ke Aceh mencapai 3 juta orang, di mana 1,3 juta wisatawan diharapkan singgah di kawasan Sabang ini. Dari jumlah itu, targetnya 10 persen merupakan wisatawan asing.

"Karena itu event-event wisata internasional perlu kita tingkatkan agar kawasan ini semakin memikat bagi pengunjung," ujar Nova.

Baca juga:
Meski Ekonomi Tak Meroket, Presiden Jokowi Cetak Prestasi ini di 5 Tahun Pertama
Jurus Genjot Wisata Halal Indonesia Agar Mampu Ungguli Malaysia
Pemerintah Bakal Genjot Investasi Asing di Pariwisata dan Lifestyle
Taman Wisata Alam Menipo, Miniaturnya Pulau Timor di NTT
Halal Tourism, Pariwisata Ramah Muslim yang Toleran dan Bersahabat
Soal Ganti Rugi Thomas Cook, Dinas Pariwisata Bali akan Koordinasi Kedubes Inggris

(mdk/bal)