Gerakan Indonesia Optimis Sangat Dibutuhkan Lewati Masa Pandemi Covid-19

Gerakan Indonesia Optimis Sangat Dibutuhkan Lewati Masa Pandemi Covid-19
Ngasiman Djoyonegoro. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 27 Oktober 2021 01:46 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Masa pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Meski, tercatat saat ini di Indonesia tengah mengalami penurunan kasus aktif, namun bayang-bayang Covid-19 tetap menghantui. Sejumlah aturan yang sebelumnya diperketat, kini perlahan dilonggarkan pemerintah.

Dengan catatan, disiplin protokol kesehatan. Untuk dapat keluar dari momok Covid-19 dibutuhkan optimisme. Seperti yang diungkapkan Guru Besar Prof Jimly Asshiddiqie saat mengucapkan selamat atas HUT ke-3 Gerakan Indonesia Optimis (GIO).

"Moga gerakan ini bisa terus bergulir dan terus diikuti oleh banyak warga bangsa kita. Apalagi di tengah covid-19, kita memerlukan sikap optimisme dalam menghadapi aneka tantangan dan peluang. Moga Gerakan Indonesia Optimis terus bergulir karena sangat dibutkan Indonesia di masa kini dan masa depan. Teruslah berkiprah, moga bisa jadi gerakan nasional yang efektif untuk menggerakan gelombang optimisme di masa depan," katanya dalam testimoni secara virtual, Selasa (26/10).

Pun Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berharap Gerakan Indonesia Optimis terus berkontribusi dalam melahirkan kader-kader bangsa yang andal, inovatif, dan terampil dalam mengisi pembangunan nasional demi mewujudkan Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh.

"Saya Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Kepala Kepolisian Republik Indonesia mengucapkan selamat HUT Gerakan Indonesia Optimis ke-3. Semoga terus berkontribusi dalam melahirkan kader-kader bangsa yang handal, inovatif, dan terampil dalam mengisi pembangunan nasional demi mewujudkan Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh," kata Kapolri.

Sementara itu, Ketua Umum PP MDHW, KH Musthofa Aqil Siradj mengatakan bahwa Allah SWT menghendaki manusia sebagai kholifah di muka bumi ini optimis. "Allah menghendaki kita bersifat optimis, bukan pesimis. Selamat HUT ke-3 Gerakan Indonesia Optimis," KH Musthofa Aqil Siradj, melalui daring.

Pada HUT ke-3 ini, Gerakan Indonesia Optimis mengangkat tema "Indonesia Bangkit: Bersatu, Tumbuh dan Tangguh". HUT GIO ini menarik karena bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 mendatang. Karena itu, Ketua Umum Gerakan Indonesia Optimis, Ngasiman Djoyonegoro, dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk mewujudkan mimpi Indonesia Emas di tahun 2045, generasi muda adalah kunci.

"Generasi muda adalah kunci. Bonus demografi akan menempatkan generasi muda sebagai pemegang narasi utama di Indonesia. Bonus demografi merupakan berkah yang harus disambut dengan penuh optimisme untuk mewujudkan mimpi Indonesia Emas di tahun 2045," terang Ngasimon Djoyonegoro. (mdk/rhm)

Baca juga:
Marak Siswa Terpapar Covid-19, Pemkot Solo Siapkan Rumah Karantina
Pemerintah Jokowi Siapkan Roadmap Transisi Pandemi Jadi Endemi, Begini Isinya
Aturan Lengkap Masuk ke Indonesia dari Luar Negeri, Ketahui Syarat Karantina
Langkah Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Secara Online, Bisa Untuk Pelajar
14 TKI yang Dideportasi dari Sabah ke Nunukan Positif Covid-19
Pandemi Belum Berakhir, Jokowi Ingatkan Tiga Hal Pemicu Kenaikan Kasus
Marak Jual Beli Alat Antigen, Dokter RS Tulungagung Jelaskan Bahaya Tes Sendiri

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami