Gerakan Kreatif Pegiat Film di Purbalingga Lawan Corona

Gerakan Kreatif Pegiat Film di Purbalingga Lawan Corona
PERISTIWA | 28 Maret 2020 12:33 Reporter : Abdul Aziz

Merdeka.com - Komunitas pegiat film di Kabupaten Purbalingga, bergerak kreatif mengedukasi warga untuk bersama-sama melawan penyebaran Covid-19 atau virus corona dengan menggarap sebuah video iklan layanan masyarakat (ILM). Komunitas tersebut, Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga mengedarkan video ILM melalui media sosial.

Direktur CLC Purbalingga, Bowo Leksono mengatakan, video ILM tersebut digarap untuk menyampaikan pesan bahwa kreatifitas tak boleh ikut mati karena pandemi corona. Pasalnya, disebabkan pandemi tersebut sebagian besar aktivitas komunitas dan pegiat film remaja yang berbasis pada edukasi pada pelajar di Purbalingga terhenti.

"Sejak maraknya kasus Covid-19, semua sendi kehidupan melambat bahkan mati termasuk kerja-kerja komunitas film. Praktis program kami seperti pemutaran film dan produksi film juga berhenti," katanya Bowo, Sabtu (28/3).

Tema video ILM yang digarap oleh CLC mengangkat tentang kesigapan masyarakat di tingkat Rukun Warga (RW) untuk mengantisipasi penyebaran corona. Para perangkat RW dikisahkan mulai bergerak mendata orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

"Sedangkan warga lainnya, melakukan aksi pembersihan lingkungan dan disinfeksi," kata Bowo.

Bowo, sebagai sutradara dan penulis skenario memberi judul video ILM 'Partisipasi Warga Dalam Memutus Rantai Penularan Wabah Covid-19'. Tujuan utama video ini digarap sebagai dukungan motivasi kepada masyarakat, tenaga kesehatan dan pemerintah yang tengah gencar melawan Corona.

Bagi Bowo di tengah wabah corona, kegiatan pencegahan penyebaran Covid-19 juga harus dilakukan dalam bentuk-bentuk kreatif. Komunitas film misalnya bisa memberikan sumbangsih pemikiran dalam bentuk audio visual untuk merekam kenyataan bahwa di tengah wabah ini, banyak warga saling bahu membahu melahirkan cara bertindak terhadap sesama untuk mengetengahkan solidaritas kemanusiaan.

"Kita sumbangkan apa yang kita punya dan bisa untuk memerangi Covid-19 itu. Meski dalam situasi ini kita coba seminimal mungkin. Pemainnya tidak banyak kru tidak banyak, tempatnya juga di markas kami untuk mendukung gerakan stay home," ujarnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Larangan Mudik, Ganjar Minta Gugus Tugas Covid-19 Pusat Jamin Kebutuhan Dasar Warga
Pemuka Agama Sepakat Imbau Umat Hindari Kerumunan Cegah Covid-19, Termasuk Beribadah
Pemerintah Apresiasi KPU Tunda Tahapan Pilkada 2020
Jumlah Positif Terinfeksi Covid-19 di Jakarta Sabtu Pagi
Ganjar: Kenaikan Signifikan Kasus Positif Covid-19 dari Warga Mudik ke Jateng

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5