Gerebek Gudang di Bekasi, BNN Temukan 100 Kg Narkoba Dibungkus Karung Beras

Gerebek Gudang di Bekasi, BNN Temukan 100 Kg Narkoba Dibungkus Karung Beras
PERISTIWA | 29 Mei 2020 03:32 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengerebek sebuah gudang di Jalan Puspa 1 Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (28/5). Gudang itu ditengarai untuk menyimpan narkoba dalam jumlah besar yang diselundupkan dari Malaysia lewat jalur laut.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN Arman Depari mengatakan, jumlah narkoba yang terdiri dari sabu-sabu dan pil ekstasi mencapai 100 kilogram. Barang bukti ditemukan dalam bungkusan karung beras diduga untuk mengelabui petugas.

"Diperkirakan barang bukti sebanyak 100 kilogram bruto (belum dihitung secara pasti)," kata Arman di Bekasi Kamis (28/5).

Dia menuturkan, penggerebekan bermula petugas melakukan pemantauan terhadap target tersangka Agus yang diduga akan melakukan serah terima di depan gudang itu.

"Kemudian tim menghentikan dan memeriksa mobil boks ditemukan narkotika jenis sabu yang disimpan dalam karung beras," kata dia.

Hasil penggeledahan, polisi menemukan sebanyak 160 ribu butir pil ekstasi. Diduga barang haram ini merupakan selundupan dari luar negeri yang dibawa masuk ke Indonesia.

Seorang warga setempat, Yulius mengatakan gudang tersebut sebelumnya adalah sebuah rumah makan yang kosong sejak tiga bulan lalu. "Ada aktivitas di gudang setiap malam hari," tandas Arman. (mdk/ray)

Baca juga:
Polda Kalteng Amankan Pasutri Bawa Sabu di Palangka Raya
Tangkap Seorang Bandar di Kediri, Polisi Sita Ratusan Ribu Pil Koplo
Cerita Satgassus Merah Putih Polri Ungkap Sabu 821 Kg di Tengah Pandemi
Gerebek Rumah Makan di Labuhan Batu, Polisi Temukan Sabu dan Bong
DPR Minta Polri Dalami Kasus 821 Kg Sabu dari Jaringan Timur Tengah

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami