Gerindra Utus Tim Cek Soal Ambulans Diduga Bawa Batu Saat Rusuh 22 Mei

PERISTIWA | 23 Mei 2019 15:24 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ambulans berlogo partai disita kepolisian dari lokasi kerusuhan 22 Mei di kawasan Petamburan, Jakarta Barat. Ambulans itu disebut membawa batu dan sejumlah uang diduga untuk aksi.

Partai Gerindra sedang menelusuri kebenaran temuan batu di ambulans milik partainya yang diamankan polisi. Sebab Gerindra, tidak pernah mengarahkan ambulans partai untuk merapat ke Jakarta pada aksi 22 Mei 2019.

"Tidak ada instruksi dari DPP untuk berangkat ke Jakarta, terus terang kami tidak tahu kenapa ada di sana, jadi kami juga menelusuri mengapa mobil itu ada di sana," kata Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade, saat dikonfirmasi awak media, kamis (23/5).

Andre mengatakan, tim advokasi partai telah mengonfirmasi ke Polda Metro Jaya. Saat ini, pihaknya masih menggali informasi rinci dengan pihak terkait soal tudingan dituduhkan.

"Hari ini baru jam 10 pagi tim advokasi kami diberi kesempatan menemui yang ditahan, nanti kami beri informasi lebih lengkap lagi," jelas Andre.

Sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya mengamankan beberapa unit ambulans berlogo Partai Gerindra di tengah kerumunan massa 22 Mei 2019. Mobil tersebut malah berisi batu tanpa alat medis seperti ambulans pada umumnya.

Diketahui, ambulans tersebut dikendarai pria bernama Yayan. Menurut pengakuannya Yayan di Polda Metro Jaya, ia awalnya diperintah ke Jalan Tjokroaminoto, kantor Seknas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Kemudian, ia diminta bergerak menuju Bawaslu sambil mengendarai ambulans tersebut hingga polisi melakukan pemeriksaan dan ditemukan batu-batu.

Kendati saat ini, polisi belum merilis hal tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya tengah memintai keterangan dan segera memberikan keterangan resmi ke publik.

Reporter: M Radityo

Sumber: Liputan6.com (mdk/lia)

Baca juga:
Sri Mulyani Sebut Usai Aksi 22 Mei Ekonomi Dalam Negeri Tetap Baik
Kerugian Mal Jakarta Akibat Demo 22 Mei Tembus 1,5 Triliun
Meski Ada Aksi 22 Mei, BI Sebut Tetap Ada Dana Asing Masuk Rp 1,7 Triliun
Tingkat Pengunjung ke Mal Grand Indonesia Turun Drastis Akibat Demo 22 Mei
Gerakan Suluh Kebangsaan Nilai Aksi 22 Mei Tidak Dikomandoi Prabowo-Sandiaga
Ini Ambulans Partai Gerindra yang Diamankan Polda Metro Jaya
20 Anggota Polri Terluka Saat Amankan Demo 21-22 Mei di Sejumlah Daerah

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.