Gibran Mengaku Kesulitan Capai Vaksinasi 100 Persen Warga Solo

Gibran Mengaku Kesulitan Capai Vaksinasi 100 Persen Warga Solo
Gibran Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri di Balai Kota Solo. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 24 Oktober 2021 00:29 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku kesulitan untuk melakukan vaksinasi seluruh warganya. Meski target vaksinasi telah mencapai 125 persen, namun masih ada warga yang belum menjalani vaksinasi.

Gibran mengatakan jumlah warga Solo yang telah divaksin saat ini mencapai 93 persen dari jumlah penduduk yang wajib vaksin. Sisanya belum divaksin dengan berbagai alasan.

“Yang belum kebanyakan lansia atau orang-orang yang belum yakin divaksin,” ujar Gibran, Sabtu (23/10).

Pihaknya terus berusaha dengan cara jemput bola. Meski demikian pihaknya tidak bisa memaksa untuk warga yang tidak mau divaksin.

“Tapi yang namanya vaksin kan tidak bisa dipaksa. Dan ada beberapa yang mungkin sudah tidak berdomisili di Solo. Untuk mencapai 100 persen itu tetap susah. Yang penting herd immunitynya sudah tercapai,” tandasnya.

Gibran menjamin pasokan vaksin untuk Kota Solo aman dan berlimpah. Sehingga masyarakat tak perlu khawatir. Bahkan dengan kelebihan stok vaksin tersebut kerap digunakan Pemkot Solo untuk membantu vaksinasi daerah sekitar.

Putra Presiden Jokowi menambahkan, saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di aglomerasi Solo Raya (Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, Sragen dan Solo) sudah diatas 70 persen. Hal itu diketahuinya saat bertemu dengan para bupati saat pertemuan acara RUPS Bank Jareng beberapa waktu lalu.

“Capaian vaksinasi di Solo Raya tinggi kok. Rata-rata sudah diatas 70 persen,” pungkas dia.

Pemerintah Kota Solo mentargetkan vaksinasi untuk 417.151 orang dari total jumlah penduduk sekitar 500.000 jiwa. (mdk/ded)

Baca juga:
Apa yang Terjadi Jika Kita Mencampur Vaksin Covid-19?
Gibran Mengaku Kesulitan Capai Vaksinasi 100 Persen Warga Solo
dr Reisa Apresiasi Paku Buwono XIII yang Berhasil Vaksinasi Puluhan Ribu Warga
Update Vaksinasi Covid-19 di Indonesia per 23 Oktober 2021
Wagub DKI: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Jakarta Capai 10,7 Juta
Pandemi Belum Usai, Waspadai Epidemi Ebola dengan Prokes dan Hidup Sehat

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami