Gibran Menyayangkan Kasus Meninggalnya Mahasiswa Peserta Diksar UNS: Bikin Malu

Gibran Menyayangkan Kasus Meninggalnya Mahasiswa Peserta Diksar UNS: Bikin Malu
Gibran Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri di Balai Kota Solo. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 26 Oktober 2021 22:45 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyayangkan peristiwa dugaan kekerasan yang menyebabkan hilangnya Gilang Endi Saputra (21) saat mengikuti Diklatsar Menwa UNS, Senin kemarin.

“Yang jelas saya sangat menyayangkan kejadian seperti itu, bikin malu,” ujar Gibran, Selasa (26/10).

Gibran menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke kepolisian. Ia juga akan berkoordinasi dengan Rektor UNS, Prof Jamal Wiwoho.

“Nanti tak koordinasikan dengan pak rektor. Kan lagi diurus sama pak Kapolresta. Kita tunggu hasilnya saja,” katanya.

Gibran meminta semua pihak untuk menunggu hasil autopsi mahasiswa semester 3 Program Studi (Prodi) Keselamatan dan Keselamatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi (SV) UNS dari RSUD dr Moewardi Solo.

“Kita tunggu saja hasil autopsinya ya,” katanya lagi.

Lebih lanjut Gibran meminta agar pelatihan-pelatihan serupa tidak berlebihan. Ia juga tidak ingin kejadian tersebut terulang lagi.

“Ya jangan berlebihan lah. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” katanya. (mdk/ded)

Baca juga:
Ungkap Kasus Diklatsar Menwa UNS, Polisi Periksa Dosen dan Sejumlah Ahli
Mahasiswa UNS Meninggal Saat Diklat SAR Menwa, Polisi Temukan Bekas Pukulan di Kepala
Mahasiswa Meninggal saat Diklatsar Menwa, UNS Serahkan 21 Panitia ke Polisi
Polisi Periksa Enam Saksi Terkait Mahasiswa UNS Meninggal Usai Diksar Menwa
Seorang Mahasiswa UNS Meninggal Usai Ikuti Diksar Menwa
Tak Ada Klaster Baru di UNS, Penambahan Peserta PTM Bergantung Level PPKM

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami