Gibran Nilai Kota Solo Bisa Jadi Rujukan Pendidikan Pemuda Papua

Gibran Nilai Kota Solo Bisa Jadi Rujukan Pendidikan Pemuda Papua
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 30 November 2021 01:04 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan Kota Solo bisa menjadi rujukan bagi pemuda Papua untuk melanjutkan pendidikan. Bukan tanpa alasan, menurut dia, pendidikan di Kota Solo cukup lengkap, selain itu biaya hidup juga murah.

"Kota Solo bisa jadi rujukan. Solo itu juga aman, nyaman dan ramah. Sehingga setiap orang merasa seperti di rumah mereka sendiri," kata Gibran saat menggelar acara silahturahmi dengan pemuda Papua di Bale Tawangarum, Balai Kota Solo, Senin (29/11).

Dalam acara tersebut, puluhan pemuda yang sedang menempuh pendidikan hadir. Gibran mengemukakan, selain untuk menyambung silahturahmi dengan mahasiswa dan masyarakat Papua yang tinggal di Solo Raya, acara tersebut juga sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi dan evaluasi.

"Masukan evaluasi sudah saya tampung semua dari teman-teman. Seperti kalau ada pelatihan UMKM atau keterampilan kerja mereka turut dilibatkan. Banyak dari mereka mahasiswa peternakan, pertanian," terang dia.

Gibran mengaku akan menjaga mahasiswa dan masyarakat Papua di Solo. Tujuannya agar mereka merasa seperti di rumah sendiri.

"Tadi juga sudah saya jelaskan dengan teman-teman semua yang jelas di Solo banyak sekali universitas yang sudah top tapi biaya hidup juga murah," lanjutnya.

Dalam acara yang juga dihadiri Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak dan Dandim 0735 Surakarta Letkol (Inf) Devy Kristiono itu, Gibran diberi mahkota khas masyarakat Papua.

Sementara Ade Safri Simanjuntak menyampaikan, selama ini kerja sama dengan mahasiswa dan masyarakat Papua yang tinggal di Solo sudah terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kerja sama sudah luar biasa kita lakukan dengan tetap memelihara Kamtibmas untuk tetap kondusif," ujarnya.

Ketua Ikatan Mahasiswa san Pelajar Papua di Solo Raya, Moses Ferdinand Kamer menambahkan, ada sekitar 200 mahasiswa dan pelajar Papua yang tinggal di Solo Raya.

"Selama ini kami semua tinggal di Solo merasa aman dan nyaman. Tapi kami meminta kepada Pemkot Solo untuk memberikan jaminan kepada adik-adik mahasiswa Papua yang ada di Solo," pungkasnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Gibran Ancam Kaesang soal Konvoi Persis Solo: Batalkan!
Gibran Akui Siswa Terpapar Covid di Solo Bertambah: Saya Tanggung Jawab
Didampingi Gibran, Menpora Sosialisasikan DBON di Solo
Beda Pendapat Gibran dan FX Rudy Soal Penyelesaian Sengketa Tanah Sriwedari
Marak Vandalisme di Solo, Gibran Bakal Tambah CCTV
PTM Aman, Gibran Gelar Festival Bocah Dolanan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami