Grab Indonesia Akui Helm Grabwheels Sering Tak Dikembalikan Penyewa

PERISTIWA | 18 November 2019 13:26 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Keluarga Whisnu, korban kecelakaan Grabwheels di Gelora Bung Karno (GBK), mengeluhkan jumlah helm Grabwheels yang lebih sedikit dibanding jumlah Grabwheels yang tersedia. Keluarga menyebut saat kecelakaan, Wishnu tidak menggunakan helm.

Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno mengaku sudah menyediakan helm untuk Grabwheels. Namun helm itu banyak yang hilang karena diambil pengguna Grabwheels.

"Masyarakat tolong helmnya dikembalikan karena bisa dipakai sama pengguna yang lain. Sudah banyak sekali yang tidak kembali Pak (Kepala bidang lalu lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta) helmnya Pak. Itu kami mohon dalam kesempatan ini bisa mengimbau yang memakai nanti mengembalikan," kata Tri.

Meski begitu, Grab akan tetap menambah jumlah helm yang ada. Namun dia meminta masyarakat untuk tertib dan mengembalikan helm usai menggunakan Grabwheels.

"Kita juga sediakan helm. Kita akan lebih tambah lagi helmnya untuk disetiap tempat," ucapnya.

Sebelumnya, Kakak Wisnu, Dwi Jelita mengaku resah dengan helm Grabwheels yang tidak sesuai dengan jumlah unit yang disewa. Bahkan, dia mengungkapkan, saat adiknya menggunakan Grabwheels tidak tersedia helm.

"Keberadaan helm ini diperhatikan, jangan hanya ada unit nya saja tapi tidak ada helmnya," katanya di Pintu 3 kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.

Baca juga:
VIDEO: Tabur Bunga dan Tuntutan Keadilan untuk Korban Grabwheels
Dishub DKI Larang Penggunaan Skuter Listrik Saat CFD
Keluarga Korban Berharap Regulasi Grabwheels Dikaji Ulang
Keluarga Korban Grabwheels Lakukan Aksi Tebar Bunga
Keluarga Korban Nilai Proses Hukum Penabrak Pengendara Grabwheels Janggal

(mdk/rhm)