Grup band punk Superman Is Dead tolak MOS di sekolah

PERISTIWA | 29 Juli 2015 15:43 Reporter : Al Amin

Merdeka.com - Penerapan masa orientasi siswa (MOS) bagi siswa baru terus mendapat penolakan. Yang terbaru, grup band punk asal Bali, Superman Is Dead (SID) menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap MOS.

Penolakan tersebut dilayangkan dalam sebuah ilustrasi yang kemudian diunggah di Facebook fan page Superman Is Dead, Rabu (29/7). Ilustrasi berwarna itu menggambarkan seorang siswa baru yang menolah perintah kakak kelasnya untuk melakukan push up yang merupakan salah satu kegiatan MOS.

"Setuju? Sebarkan! #stopMOSstopbullying," tulis SID.

Ilustrasi ini kemudian mendapat komentar beragam. Ada yang mendukung gerakan anti MOS, ada juga yang menolak dan setuju MOS diadakan di sekolah.

"Saya setuju #stopbullying tapi saya tidak setuju #stopMOS karena jika 1-2 orang/ oknum melakukan pembodohan tidak berarti seluruh MOS atau sekolah harus ditutup," tulis akun Yosef Agus Haryanto.

"Seharusnya dinas pendidikan turun tangan untuk membuat tata acara dan peraturan dalam MOS. Agar MOS berjalan terarah juga edukatif. Keluar dari masalah syndrom senioritas yang tak kunjung putusnya dari tahun ke tahun," tulis Ahmad Julian.

Sejak diunggah pada pukul Rabu (29/7) pukul 07.40 waktu Bali, ilustrasi tersebut telah dibagikan 3.597 kali di Facebook. Ajakan untuk menolak MOS itu juga sudah mendapat 24.351 like.

(mdk/amn)