Gubernur Bali: Wisatawan Mulai Naik 30 Persen Dibarengi Peningkatan Kasus Covid-19

Gubernur Bali: Wisatawan Mulai Naik 30 Persen Dibarengi Peningkatan Kasus Covid-19
Gubernur Bali Kritik Impor Pangan: Di Mana Muka Kita sebagai Bangsa. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 28 Januari 2022 02:32 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, dengan adanya kunjungan wisatawan yang cukup baik pada akhir tahun 2021 juga dibarengi kenaikan kasus Covid-19 di Pulau Bali.

"Tahun 2022, kelihatannya mulai membaik karena wisatawan domestik sudah mulai berdatangan ke Bali. Meskipun baru mencapai sekitar 30 persen dari situasi normalnya," kata Koster saat memberi sambutan di acara Rapat Koordinasi Teknis Gubernur Wakil Pemerintah Pusat Kementerian Dalam Negeri Tahun 2022, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (27/1).

"Pada liburan akhir tahun 2021 lalu. Masuk ke Januari awal tahun 2022 cukup banyak yang datang ke Bali. Hotel cukup tinggi tingkat huniannya tapi saya memperkirakan begitu balik kira-kira dua atau tiga Minggu lagi Covid-19 di Bali pasti naik. Dan benar adanya angka Covid-19 di Provinsi Bali sudah naik lagi," imbuhnya.

Menurutnya, selama tiga bulan terakhir angka kasus aktif Covid-19 di Bali sudah di angka satu digit dan pasien yang meninggal dunia rata-rata nol kasus dan yang sembuh jauh lebih tinggi dari kasus baru.

"Sekarang dalam seminggu ini sudah naik kedua digit dan kemarin baru pertama sudah tembus angka tiga digit. Kemarin kasus barunya muncul 139 kasus baru. Kemudian, yang sembuh 9 orang tapi astungkara yang meninggal nol," jelasnya.

Koster juga memprediksi, bila ada kenaikan kasus Covid-19 di Bali, maka dalam beberapa bulan ke depan kasus Covid-19 di Bali terus naik. Sehingga, pihaknya akan gencar melakukan testing, tracing dan treatment.

"Saya kira kalau sudah naik, dia akan terus ke sana (Naik). Kita harus melakukan tracing, testing dan treatment. Jadi kira-kira dalam beberapa bulan ke depan ini akan naik lagi.
Mudah-mudahan, omicron tidak begitu terdampak di Provinsi Bali dan sejauh ini kami amati dari hasil laboratorium omicron belum begitu banyak masuk ke Provinsi Bali," katanya.

"Sehingga, kami sangat memerlukan pemulihan pariwisata dan dalam waktu jangka waktu pendek ini, memang modalnya adalah orang datang berkunjung ke Provinsi Bali. Seperti kegiatan-kegiatan yang dilakukan kementerian," ujar Koster.

Baca juga:
Bill Gates Dikabarkan Bikin Pertemuan di Bali, Dispar Yakin Beri Kontribusi Positif
Pantai Kuta Bali Dikelilingi Sampah Plastik dan Rumput Laut
Geliatkan Ekonomi Bali, Sandiaga Uno Harap Lebih Banyak Event Sport Tourism
Sandiaga Uno: Tiap Akhir Pekan Ada 1.000 Kunjungan Ke Nusa Penida
Okupansi Hotel di Bali Capai 55 Persen Saat Natal dan Tahun Baru
11 Karyawan Hotel di Bali Kontak Erat dengan Pasien Omicron asal Surabaya

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami