Gubernur Edy Rahmayadi: Bagi Bangsa Indonesia, Pancasila Sudah Final

PERISTIWA | 26 November 2019 22:32 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan Pancasila adalah konsensus dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan hal itu sudah final serta tidak dapat diubah.

"Jika berubah, maka NKRI akan berubah pula," katanya di Medan pada Seminar Nasional Deradikalisasi dan Moderasi Beragama dalam rangka Dies Natalis ke-46 Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara di Medan, Selasa (26/11).

Ia menambahkan Indonesia merupakan negara dengan banyak keragaman, mulai dari pulau hingga etnis yang mencapai ribuan jumlahnya.

Pancasila adalah konsensus dasar yang tepat. Untuk itu, nilai-nilai Pancasila harus menjadi gerakan nasional yang terencana dengan baik.

"Meski kita berbeda, jika kita bersama, kita akan mampu menjadi bangsa yang besar dengan Pancasila. Bagi bangsa Indonesia, Pancasila sudah final sebagai konsensus dasar berbangsa dan bernegara, pendahulu kita mengamanahkannya, jadi kita harus melaksanakannya," jelasnya.

Selain Pancasila sebagai konsensus pertama berbangsa dan bernegara, gubernur juga menyebut beberapa konsensus yang perlu dipahami oleh seluruh masyarakat.

Di antaranya Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Keempat konsensus dasar tersebut tidak bisa dipisahkan satu sama lain," katanya.

Ia mengharapkan seminar nasional tersebut dapat menjadi pengingat sekaligus inspirasi bagi generasi muda mengenai dasar negara. Namun tidak sampai di situ, Pancasila juga harus diimplementasikan.

"Diharapkan nilai-nilai Pancasila dapat diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara demi Sumatera Utara yang bermartabat," tambahnya. (mdk/ded)

Baca juga:
Di Forum Pemuda Muslim OKI, Wakil Ketua MPR Jelaskan Pentingnya Pancasila Bagi NKRI
'Tolak Penyebaran Kebencian yang Bisa Rusak Persatuan Bangsa'
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Ini Akar Masalah Tumbuhnya Radikalisme di RI
BPIP: Penyebaran Hoaks Lemahkan Nilai Pancasila
Prabowo: Rakyat Masih Miskin, Berarti Kita Tidak Setia pada Pancasila
Surya Paloh Sindir Partai Merasa Paling Pancasilais

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.