Gubernur Lukas Pastikan Situasi Jayawijaya Aman

Gubernur Lukas Pastikan Situasi Jayawijaya Aman
Lukas Enembe Jenguk Pengungsi di Wamena. ©Antara
NEWS | 25 September 2019 23:05 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Gubernur Papua Lukas Enembe menggelar pertemuan tatap muka dengan 5.000-an pengungsi pascademo anarkis di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Dalam pertemuan itu juga nampak hadir Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dan Wakapolda Brigjen Pol Yakobus Marjuki pada Rabu (25/9).

Lukas mengatakan, pemerintah tetap memperhatikan para pengungsi. Dia mengharapkan pengungsi yang rumahnya tidak terbakar bisa kembali ke rumah mereka, karena situasi sudah dikendalikan oleh aparat TNI/Polri.

"Jumlah keseluruhan 5.000-an orang dengan demikian kami pemerintah akan siap memberi makan selama mengungsi," katanya seperti dilansir dari Antara.

Dia meminta kepada warga untuk kembali ke rumah, terutama pemilik warung atau kios. Sehingga pemerintah bisa mendistribusikan kebutuhan pokok.

Lukas memastikan situasi Jayawijaya aman, sehingga warga tidak perlu panik.

"Pemerintah sudah siapkan tempatkan pengamanan di sudut-sudut kota. Pemerintah jamin keamanan. Negara lemah kalau tidak menjamin keamanan warga," tegasnya.

Pemerintah kabupaten akan mendata rumah-rumah warga yang hangus terbakar dan pemerintah provinsi akan menyalurkan bantuan, termasuk bantuan membangun baru Kantor Bupati Jayawijaya.

"Dilakukan pendataan dahulu. Di Jayapura saja kita bantu, apalagi di Jayawijaya," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Selesaikan Masalah Papua, Moeldoko Ajak Benny Wenda Bertemu
1 TNI dan 1 Polisi Terkena Anak Panah Saat Pisahkan Perang Suku di Puncak Jaya
Identitas Anggota TNI dan Polri Korban Penganiayaan di Waena
Menengok Dampak Demo Mahasiswa dan Kerusuhan Papua ke Ekonomi Indonesia
Orang-Orang Ini Disebut Pemerintah RI Jadi Dalang Kerusuhan di Papua
Jaga Kondusifitas, Pejabat Papua Diminta Tiru Gaya Blusukan Jokowi
Polisi Amankan 7 Orang Terkait Demo Rusuh di Wamena Papua

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami