Gubernur Riau Harap Aparat Cek Pembagian BLT ke Lapangan

Gubernur Riau Harap Aparat Cek Pembagian BLT ke Lapangan
PERISTIWA | 27 Mei 2020 03:11 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Gubernur Riau Syamsuar meminta aparat penegak hukum untuk melakukan pengecekkan di lapangan agar dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) terdampak Covid-19 atau Virus Corona tepat sasaran. Sebab, selama ini banyak masyarakat yang protes atas pembagian BLT tersebut.

"Kami harapkan nantinya ada tim yang melakukan pengecekkan di lapangan agar dana BLT ini tidak salah sasaran," ujar Syamsuar saat penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Pemprov Riau bersama aparat penegak hukum terkait pendampingan penanganan penanggulangan Covid-19, di Pekanbaru, Selasa (26/5).

Syamsuar menyebutkan, dengan adanya pendampingan penanganan penanggulangan Covid-19 itu, tim bekerja dengan nyaman dan tidak salah dalam bekerja.

"Kami ucapkan terima kasih untuk dukungan pendampingan ini, agar staf kami bekerja dengan nyaman dan tidak salah dalam bekerja. Dan tentunya kita harapkan semoga wabah Covid-19 ini segera berakhir," jelasnya.

Syamsuar meminta, semua pemerintah kabupaten dan kota mengikuti langkah pengawasan pembagian BLT tersebut. Sebab, agar pelaksanaan anggaran untuk penanganan Covid-19 lebih terarah dan tepat sasaran.

"Kita berharap, seharusnya kabupaten dan kota juga melakukan hal yang sama. Sehingga dapat terlaksana dengan baik," harapnya.

Sementara itu, Plt Inspektur Inspektorat Riau, Indra Agus Lukman mengatakan, pengawasan tersebut dilakukan penegak hukum seperti BPKP, kejaksaan dan kepolisian. Menurutnya, setiap instansi yang terlibat dalam MoU ini akan melaksanakan tugasnya masing-masing.

Misalnya Pemprov Riau bertugas sebagai pelaksana anggaran, BPKP sebagai pihak yang akan membantu dalam tahapan verifikasi, dan Polda Riau dilibatkan dalam pengawasan pelaksanaan, serta Kejati bertugas dari sisi penegakkan hukum.

"Misalnya kami terkendala dalam pelaksanaan anggaran karena terbentur dengan aturan-aturan yang ada, maka nanti akan disepakati oleh pihak-pihak tersebut," kata Indra. (mdk/rhm)

Baca juga:
Kemenkeu Tambah Anggaran BLT Dana Desa Menjadi Rp31,7 T, Pemberian Untuk 6 Bulan
Sri Mulyani Minta Anak Buahnya Perketat Penyaluran BLT Dana Desa
Sebar Hoaks BLT, Ibu Muda di Gorontalo Dijemput Polisi
Per 23 Mei 2020, 44 Ribu Wilayah Tersalurkan BLT Dana Desa
Pemerintah Targetkan Penyaluran BLT Tahap I Rampung pada H +2 Lebaran
Birokrasi Dipangkas, Penyaluran BLT Dana Desa Capai Rp2,2 Triliun

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami