Gubernur Sumsel Hindari Bantuan Dampak Covid-19 dalam Bentuk Uang Tunai

Gubernur Sumsel Hindari Bantuan Dampak Covid-19 dalam Bentuk Uang Tunai
PERISTIWA | 12 Mei 2020 21:56 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menolak bantuan dampak Covid-19 dalam bentuk uang tunai. Langkah ini diambil untuk mencegah penyimpangan atau penyalahgunaan bantuan.

Deru mengaku bantuan terus berdatangan baik dari elemen masyarakat, organisasi masyarakat, instansi, maupun korporasi swasta dan BUMN. Hanya saja, dirinya hanya menerima bantuan dalam bentuk barang saja.

"Saya tetap konsisten tidak terima bantuan uang tunai karena yang mengaudit nanti bukan BPK saja tapi rakyat. Kemana bantuan dari si A dan si B itu? Apalagi kita belum tahu dari mana asal uang itu," tegas Deru, Selasa (12/5).

Menurut dia, banyaknya bantuan menunjukkan kepedulian terhadap sesama selama masa pandemi. Hal itu juga meringankan tugas pemerintah dalam menangani Corona dan tidak mengurangi beberapa rencana pembangunan.

Deru juga memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan bermanfaat bagi penerima. Terlebih di masa-masa ini banyak masyarakat yang terhimpit ekonomi dan mengharapkan donasi.

"Saya tidak ingin mengurangi kepercayaan semua pihak, kita distribusikan sesuai kebutuhan, bahkan sampai ke petugas pemakaman pun kita kasih. Intinya efektifitas, jangan sampai bantuan banyak anggaran banyak tapi tidak efektif," pungkasnya.

Sementara itu, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri mengatakan, terdapat tambahan enam pasien sembuh Covid-19 yang semuanya berasal dari Palembang. Dengan demikian, pasien positif di provinsi itu kini sebanyak 70 orang.

"Alhamdulillah kasus sembuh semakin bertambah, hari ini ada enam pasien sembuh," ungkap Yusri.

Sedangkan pasien terkonfirmasi positif baru bertambah satu orang, yakni laki-laki berusia 28 tahun asal Palembang dengan kasus transmisi lokal. Pihaknya terus mengingatkan masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah sehingga penyebaran virus Corona dapat ditekan.

"Masyarakat diminta turut bantu kami menangani Corona karena upaya dapat maksimal jika dilakukan secara bersama-sama. Kita yakin pandemi segera berakhir dan semuanya kembali normal," kata dia. (mdk/ded)

Baca juga:
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pemprov Sumut Ajak Warga Doa Serentak
Rhoma-Sandiaga Uno: Dunia Terisolasi Virus, Mungkin Teguran Agar Tidak Sombong
BNPB Prediksi Covid-19 di Indonesia Turun Setelah Capai 40.000 Pasien
72 Orang di AS Positif Covid-19 Setelah Ikut Demo Tolak Lockdown
Anggaran Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19 Naik Rp56,5 Triliun
Eijkman: Donor Plasma Darah Cuma Buat Pasien Corona yang Kritis

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami