Gubernur Sumsel Minta Warga Tidak Jual Harta Karun ke Luar Negeri

Gubernur Sumsel Minta Warga Tidak Jual Harta Karun ke Luar Negeri
PERISTIWA » MALANG | 8 Oktober 2019 04:35 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta warga tidak menjual hasil perburuan harta karun di Kecamatan Tulung Selapan dan Cengal, Ogan Komering Ilir (OKI) ke luar negeri. Deru akan melapor ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) atas penemuan itu.

Deru mengimbau warga segera melapor ke pemerintah setempat, jika menemukan atau menyimpan barang-barang tersebut. Hal ini sangat penting untuk meneliti lebih lanjut oleh pihak terkait.

"Saya minta jangan jual ke luar negeri, disimpan dulu barang-barang itu," ungkap Deru, Senin (7/10).

Deru mengatakan, sejauh ini belum diketahui asal muasal harta karun tersebut. Namun dia mengklaim sebagai peninggalan Kerajaan Sriwijaya.

"Tahun berapa, era kerajaan siapa, atau lainnya itu yang perlu diteliti. Yang pasti itu identitas Kerajaan Sriwijaya," kata dia.

Oleh karena, dia segera melapor ke Kemendikbud dengan harapan dapat ditindaklanjuti. Dia menginginkan para arkeolog datang ke lokasi perburuan agar segera melakukan penelitian.

"Nanti akan kita bahas, kita lakukan kerja sama dengan Kemendikbud, saya minta arkeolog datang ke sana untuk meneliti," pungkasnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Warga OKI Terus Buru Harta Karun, Alur Sejarah Sriwijaya Terancam Putus
Sejarah Kenapa Wanita Kazakhstan Terkenal Cantik
Sejarah Demonstrasi, dari Awal hingga yang Terbesar
Pekerja Proyek Revitalisasi Alun-Alun Cirebon Temukan Kerangka Tanpa Tengkorak
Arkeolog Temukan Fondasi Kedaton Lama Kesultanan Tidore Abad 17 di Maluku
Benda Sejarah Kerajaan Kanjuruhan Tertanam Paving Halaman SD di Malang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami