Gubernur Wahidin Halim: Tahun Ajaran Baru di Banten Terpantau Lancar

Gubernur Wahidin Halim: Tahun Ajaran Baru di Banten Terpantau Lancar
PERISTIWA | 13 Juli 2020 15:25 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama di wilayah Provinsi Banten berjalan lancar.

"Saat ini tahun ajaran baru di Banten terpantau lancar," kata bekas Wali Kota Tangerang, yang akrab disapa WH ditemui di SMKN 4 Kota Tangerang usai menggelar rapat online bersama seluruh Kepala SMA di Banten, Senin (13/7).

Wahidin menerangkan, tahun ajaran baru 2020/2021 di tengah Pandemi Covid-19 ini, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA/K) di Provinsi Banten juga berjalan lancar.

"PPDB SMA berjalan lancar, tanpa ada kendala berarti. Untuk tahun ajaran baru ini, KBM memang masih menggubakan sistem daring. Karena kita masih PSBB," ucap dia.

Dengan perpanjangan masa PSBB jilid 6 ini, para siswa belum diperkenankan untuk datang belajar di sekolah sampai waktu yang telah ditentukan.

"Orientasi siswa baru lewat online. Ini baru masa MPLS, pengenalan dulu juga secara online, kami masih melakukan evaluasi bersama para Kepala Sekolah, untuk langkah-langkah dan tindakan selanjutnya," ungkap dia.

1 dari 1 halaman

Dalam rapat tersebut, Kepala SMKN 9 Kota Tangerang, Asep, meminta agar ada kemudahan bagi sekolah kejuruan dalam melaksanakan belajar tatap muka. Sebab, pembelajaran tatap muka lebih banyak menyelenggarakan praktik.

"Kami kan sekolah kejuruan, bagaimana nanti praktiknya. Usul kalau boleh anak-anak bisa datang ke sekolah. Belajar tapi dibatasi jumlahnya," ucap Asep.

Menjawab usulan tersebut, Wahidin meminta sekolah untuk kreatif dalam merumuskan model belajar selama pandemi. Terutama, upaya pencegahan dan kebersihan dalam belajar atau saat melakukan praktik.

"Itu tergantung kreativitas sekolah bagaimana penerapannya. Kalau saya mengizinkan, tapi harus ada protokol kesehatan yang ketat. Misalnya hanya ada 10 siswa saja yang masuk kelas. Kemudian sediakan masker, cuci tangan, hand sanitizer dan pengukur suhu tubuh. Alat transportasinya juga harus diperhatikan dengan baik," imbuh Wahidin. (mdk/ray)

Baca juga:
Kemenag Sempurnakan Kurikulum Pendidikan Agama dan Bahasa Arab
Disdik Aceh: 413 Sekolah Mulai Belajar Tatap Muka
Pemerintah Pertimbangkan Buka Sekolah di Zona Kuning Covid-19
Tes Penentuan Kelas Tahun Ajaran Baru
Tahun Ajaran Baru, Siswa Masih Belajar dari Rumah

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami