Gugus Tugas Covid-19 Tangerang: Tidak Perlu Lockdown, Tapi Warga Harus Sadar

Gugus Tugas Covid-19 Tangerang: Tidak Perlu Lockdown, Tapi Warga Harus Sadar
PERISTIWA | 30 Maret 2020 09:55 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Dinas Kominfo Kota Tangerang menyampaikan, 585 warga terinfeksi Covid-19. Dari jumlah tersebut, 463 diantaranya berstatus ODP, 98 PDP dan 24 Positif.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Tangerang, Lisa Puspadewi mengatakan, jumlah korban meninggal berjumlah 4 orang dan satu orang dinyatakan sembuh.

Sementara untuk wilayah Kota Tangerang Selatan, terdapat 403 orang terinfeksi Covid-19. Dari jumlah itu, orang dalam pemantauan berjumlah sebanyak 256, 119 PDP dan 28 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Tangsel, Tulus Muladiono menjelaskan, sosialisasi social distancing dan physical distancing yang telah disampaikan kepada masyarakat Tangsel, belum sepenuhnya dipatuhi.

"Sebenarnya, perlu kesadaran maksimal warga untuk menerapkan itu, termasuk menjaga pola hidup bersih dan sehat," kata Tulus.

Menurut dia, kalau warga Kota Tangsel mau menghiraukan dan menaati semua pesan yang telah berkali-kali disampaikan pemerintah dan bahkan aparat penegak hukum, opsi lockdown tidak akan pernah ditempuh.

"Tidak perlu lockdown. Tapi kesadaran maksimal dari warga dan jajaran RT/RW serta tokoh masyarakat, untuk ikut saling menjaga," tutup Tulus. (mdk/fik)

Baca juga:
Hari Ini, MRT Perpanjang Waktu Tunggu Jadi 20 Menit
Polisi: Tidak Ada Penutupan Jalan di Perbatasan Jakarta
30 Maret, RSD Wisma Atlet Tangani 92 Pasien Positif Corona
Sudah Siapkan Skenario Terburuk, Begini Kondisi Terbaru Dokter Tirta di Rumah Sakit
5 Jenis Hewan Pembawa Penyakit, Salah Satunya Sering Dipelihara
Upaya Jemput Paksa Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di Karawang

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami