Gugus Tugas Minta Ketua RT & RW Tegakkan Disiplin Jaga Jarak untuk Cegah Corona

Gugus Tugas Minta Ketua RT & RW Tegakkan Disiplin Jaga Jarak untuk Cegah Corona
PERISTIWA | 6 April 2020 14:48 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo mendorong pelibatan tokoh-tokoh hingga elemen masyarakat paling kecil dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Salah satunya para ketua RT/RW.

"Terkait masih adanya tingkat disiplin yang rendah. Tingkat kepatuhan publik yang rendah. Ini pelan-pelan kita harapkan semakin baik. Tentunya pelibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat. Di semua lapisan termasuk ke tingkat paling rendah RT/RW," kata dia, dalam rapat virtual dengan Komisi VIII, Senin (6/4).

Menurut Doni, patut diakui bersama, bahwa masyarakat lebih patuh kepada para ketua RT atau RW masing-masing dibandingkan aparat keamanan. "Masyarakat hari ini akan patuh kepada ketua RT dan ketua RW manakala mau turun tangan," ungkapnya.

Pertanyaan tersebut, lanjut Doni, bukannya tanpa alasan. Berdasarkan pantauan pihaknya, tokoh masyarakat itu memang lebih didengarkan.

"Beberapa daerah kami saksikan ada video-video yang beredar, ketika ketua RT-nya menegakan aturan tentang social distancing ada yang tidak menurut, ketua RT-nya marah, ini justru lebih efektif dibanding aparat yang marah. Narasi seperti ini akan kami coba dorong di daerah, cukup masalah penegakan ketertiban ini dilakukan ketua RT," jelas dia.

Aspek kedekatan dan saling kenal antara masyarakat dan ketua RT/RW, imbuh Doni, menjadi alasan kenapa warga lebih patuh pada ketua RT/RW. Tentu masyarakat tidak mau urusan administrasinya terhambat jika melawan imbauan jaga jarak dari ketua RT/RW.

"Ketua RT ini kenal betul warganya, tahu betul satu sama lain. Sehingga ketika ada yang tidak mau menurut dengan ketua RT, bisa-bisa nanti izin yang berhubungan administrasi tidak dikasih ketua RT, dan ini menarik, ketika ketua RT juga ada yang memiliki gugus tugas maka inilah kekuatan kita," tandasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Anak Belajar dari Rumah: Menguji Kesabaran dan Bikin Keteteran Para Ibu
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Minta Kemenkes Imbau Dokter Gigi dan THT 'Libur' Praktik
Kabareskrim: Jangan Coba-Coba Bermain Harga atau Menumpuk Barang saat Pandemi
Kemenperin Buat Aplikasi Angkutan Logistik Tetap Berjalan di Tengah Pandemi Corona
Sri Mulyani Sebut Masih Ada Sektor yang Berpotensi Tak Terdampak Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami