Gugus Tugas Sebut Pemulihan Daerah Produktif & Aman Covid-19 Sesuai Indikator WHO

Gugus Tugas Sebut Pemulihan Daerah Produktif & Aman Covid-19 Sesuai Indikator WHO
PERISTIWA | 4 Juni 2020 22:24 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah daerah direkomendasikan untuk melakukan penilaian terhadap wilayahnya masing-masing. Penilaian tersebut menentukan zonasi suatu daerah yang ditandai dengan warna yang berbeda-beda.

“Pertama, kami ingin menyampaikan bahwa pemulihan daerah menuju kondisi produktif dan aman dari Covid-19 ini menggunakan indikator-indikator yang diadopsi dari WHO,” ujar Wiku di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Kamis (4/6).

Indikator ini terdiri dari epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan. Kriteria tersebut berbasis data-data yang tersedia di setiap daerah, seperti laju kasus positif, orang dalam pemantauan (ODP) serta pasien dalam pengawasan (PDP).

“Selain itu, kami juga menggunakan pendekatan tingkat kesembuhan, serta kematian atau mortalitas, digabung juga dengan pemeriksaan spesimen, dan yang terakhir juga dengan jumlah tempat tidur di rumah sakit rujukan,” tambahnya.

Pembobotan nilai dilakukan pada setiap kategori yang merupakan hasil dari kalkulasi untuk tiap daerah. Sumber data yang digunakan berasal dari data surveilans dan database dari rumah sakit se-Indonesia, yang dari dulu selalu dikumpulkan ke Kementerian Kesehatan.

Data-data yang akan dianalisis merupakan data kumulatif mingguan. Sedangkan status risiko dari suatu daerah akan dimutakhirkan secara berkala tiap minggu, per kabupaten dan kota.

1 dari 1 halaman

Wiku menyampaikan bahwa Ketua Gugus Tugas Nasional, Doni Monardo telah memberikan arahan kepada pimpinan daerah, baik bupati, wali kota serta gubernur untuk mempertimbangkan proses pengambilan keputusan berdasarkan pada kondisi yang ada. Kepala daerah juga harus berkonsultasi dan berkoordinasi dengan DPRD, tokoh masyarakat serta media.

“Sehingga semua pihak betul-betul ikut terlibat dalam pengambilan keputusan untuk masing-masing daerahnya,” lanjutnya.

Peran Gugus Tugas Nasional, kata Wiku, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap semua upaya pemulihan agar dapat berjalan sesuai dengan kemampuan daerah masing-masing.

Dia juga mengingatkan bahwa pemulihan sosial dan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 sangat bergantung pada kedisiplinan dan kesadaran kolektif dari masyarakat, terutama dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Kita harus memastikan protokol 4 sehat 5 sempurna era Covid-19, yaitu menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan sebelum menyentuh mata, hidung, dan mulut, istirahat yang cukup, olahraga yang cukup dan jangan panik, serta mengkonsumsi makanan yang bergizi,” pesan Wiku. (mdk/ray)

Baca juga:
PSBB Diperpanjang, Anies Diminta Hadirkan Solusi untuk Sektor Pendidikan
Istana Kepresidenan Mulai Terapkan Protokol New Normal
Wapres Sebut New Normal jadi Peluang Industri Halal dan UMKM
Jelang Kenormalan Baru, Kemenkop UKM Bakal Rapid Test 575 PNS
Bekasi Mulai Terapkan New Normal Besok, Mal Belum Diizinkan Buka Keseluruhan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5