Gunung Kerinci Erupsi, Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter

PERISTIWA | 31 Juli 2019 15:34 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gunung Kerinci di Sumatera Barat erupsi, Rabu (31/7). Abu Vulkanik berwarna kelabu membumbung setinggi 800 meter dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut dan timur pada pukul 12.48 WIB.

Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM Kasbani menuturkan, status Gunung Kerinci masih di level II atau waspada. Namun, pihaknya tetap menerbitkan rekomendasi.

"Masyarakat di sekitar Gunung Api Kerinci dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak gunung api di dalam radius 3 Kilometer dari kawah aktif. Artinya masyarakat dilarang beraktivitas di dalam radius bahaya atau KRB III," ujar Kasbani dalam keterangan tertulisnya.

Rekomendasi lainnya yaitu soal jalur penerbangan. Dia menyarankan jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci dihindari. Alasannya, sewaktu-waktu masih berpotensi terjadi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.

Sementara itu, pihak PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM telah menerbitkan peringatan keselamatan penerbangan pada hari ini ditandai dengan warna oranye.

Gunung Kerinci adalah gunung tertinggi di Sumatera, gunung berapi tertinggi di Indonesia dan puncak tertinggi di Indonesia di luar Papua.

Gunung yang terletak dekat pantai barat dan terletak sekitar 130 Kilometer sebelah selatan Padang Provinsi Sumatera Barat itu berjenis stratovolcano. Gunung ini terakhir meletus pada tahun 2009.

Reporter: Arie Nugraha
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Pemda Tutup Sementara Kawasan Wisata Gunung Tangkuban Parahu
Tinggi Kolom Abu Vulkanik Gunung Tangkuban Parahu Capai 200 Meter
Gunung Tangkuban Parahu Erupsi, Petugas Fokus Evakuasi
Dahsyatnya Letusan Gunung Stromboli di Italia
Gunung Tangkuban Parahu Erupsi, Masyarakat Bandung Diimbau Waspada
Penampakan Erupsi Mengerikan Gunung Sinabung

(mdk/noe)