Gunung Merapi Alami Tiga Kali Gempa Guguran Hari Ini

PERISTIWA | 25 Januari 2020 17:31 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi mengalami tiga kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Sabtu (25/1). Gempa guguran terjadi pada pukul 06:00-12:00 WIB.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, tiga gempa guguran itu memiliki amplitudo 3-10 mm dan berlangsung 13.9-60.6 detik.

Selain gempa guguran, Gunung Merapi juga mengalami satu kali gempa hybrid atau gempa fase banyak dengan amplitudo 5 mm selama 9 detik, dan dua kali gempa hembusan beramplitudo 2-3 mm, dengan durasi 13.5-13.9 detik.

Berdasarkan pengamatan visual, asap kawah Merapi tidak teramati, sedangkan angin di gunung bertiup lemah ke arah utara dan barat. Suhu udara tercatat 19.5-31.8 derajat celsius dengan kelembaban udara 17-76 persen dan tekanan udara 628.5-708.6 mmHg.

BPPTKG tidak mencatat adanya guguran lava yang terpantau secara visual pada periode pengamatan itu.

1 dari 1 halaman

Seperti dilansir dari Antara, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai meletusnya Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG, demikian Hanik Humaida. (mdk/fik)

Baca juga:
BPPTKG: Letusan Gunung Merapi Masuk Kategori Kecil
Merapi Erupsi, Warga Diimbau Menjauh dari Radius 3 Kilometer
Meletus, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Setinggi 1.000 Meter
Gunung Merapi Meletus
Semburan Awan Panas Merapi Sebabkan Hujan Abu di Boyolali dan Magelang
Semburan Awan Panas Merapi Disebabkan Gas yang Terakumulasi

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.