Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 1.350 Meter

PERISTIWA | 26 Juni 2019 10:43 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Awan panas guguran kembali terjadi di Gunung Merapi, Rabu (26/6) pada pukul 06.05 WIB. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida menyampaikan awan panas guguran meluncur sejauh 1350 meter. Awan panas guguran ini mengarah ke hulu Kali Gendol.

"Awan panas guguran Gunung Merapi terjadi pada tanggal 26 Juni 2019 pukul 06.05 WIB. Jarak luncur 1350 meter ke arah hulu Kali Gendol," ujar Hanik dalam keterangan tertulisnya.

Hanik menjelaskan dari seismogram tercatat awan panas guguran yang terjadi pagi ini memiliki amplitudo 60 mm. Awan panas guguran ini berdurasi 136 detik.

"Dari seismogram, awan panas guguran beramplitudo 60 mm dan berdurasi 136 detik," kata Hanik.

Saat ini status Gunung Merapi masih waspada atau berada di level II. Status waspada ini sendiri ditetapkan sejak 21 Mei 2018.

Rekomendasi BPPTKG Yogyakarta masih sama, area dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi agar tidak ada aktivitas manusia. Masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa di luar radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Baca juga:
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.000 Meter
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas ke Arah Kali Gendol
Jumat Pagi, Gunung Merapi Terpantau Luncurkan Guguran Lava Sejauh 870 Meter
Rabu Pagi, Gunung Merapi Mengalami 3 Kali Gempa Guguran
Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar Dua Kali, Jaraknya Mencapai 650 Meter
Gunung Merapi Terpantau Luncurkan Guguran Lava Sejauh 1.200 Meter

(mdk/bal)