Gunung Sinabung Erupsi Lagi, Lahan Pertanian Tertutup Debu Vulkanik

Gunung Sinabung Erupsi Lagi, Lahan Pertanian Tertutup Debu Vulkanik
PERISTIWA | 8 Agustus 2020 14:26 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Gunung Sinabung di Karo, Sumut, kembali menunjukkan aktivitasnya. Erupsi terjadi Sabtu (8/8) dinihari, sehingga debunya menutupi lahan pertanian di sekitarnya.

Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), erupsi terpantau pukul 01.58 Wib dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak Gunung Sinabung. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga cokelat dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi sekitar 1 jam 44 detik.

Sekurangnya 4 kecamatan di kaki Gunung Sinabung terdampak erupsi ini. Lahan pertanian warga tertutup abu vulkanik.

"Dampak erupsi membuat Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Berastagi, Kecamatan Simpang Empat, dan Kecamatan Merdeka tertutup abu vulkanik," kata petugas PVMBG Muhamad Nurul Assori, Sabtu (8/8) siang.

Seorang warga yang tinggal di kaki Gunung Sinabung, tepatnya di Desa Cimbang, Kecamatan Payung, Karo, Imam Syukri Syah Tarigan, mengatakan mereka sempat khawatir saat mengetahui erupsi itu.

"Soalnya erupsi terakhir pada 2018 lalu, ini kembali lagi erupsi. Kecamatan Payung ini berada di Selatan Sinabung, jaraknya berada pada radius lebih kurang 6 Km dan masyarakat sempat panik melihat ladang tertutup abu vulkanik," katanya, Sabtu (8/8) siang.

Imam memaparkan, masyarakat khawatir peristiwa erupsi beberapa tahun lalu terulang lagi. Saat itu rumah dan ladang hancur dan masyarakat mengungsi.

Saat ini Gunung Sinabung berada pada status Level III (Siaga). PVMBG merekomendasikan masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 Km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 Km untuk sektor Selatan-Timur dan 4 km untuk sektor Timur-Utara.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh dan masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Gunung Sinabung berada pada posisi koordinat 3°10' LU dan 98°23,5' BT, dengan ketinggian puncak 2.460 meter dari permukaan laut. Pada tanggal 3 November 2013, tingkat aktivitas Gunung Sinabung dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Karena peningkatan aktivitas vulkanik terus berlanjut, pada 24 November 2013 tingkat aktivitas Gunung Sinabung dinaikkan dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas).

Pada 8 April 2014 tingkat aktivitas Gunung Sinabung sempat diturunkan dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga). Namun aktivitasnya meningkat kembali, sehingga terhitung sejak 2 Juni 2015 Pukul 23.00 Wib statusnya dinaikkan dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas).

Gunung api Sinabung terdata sudah ribuan kali erupsi. Berdasarkan catatan pos pemantau, erupsi tertinggi terjadi pada 2013. Saat itu tinggi kolom abu mencapai 11 kilometer.

Keaktifan Gunung Sinabung sebelumnya tidak tercatat sejak 1600-an. Setelah ratusan tahun, letusan pertama terjadi pada 27 Agustus 2010. Erupsi hanya berlangsung hingga September.

Tiga tahun kemudian, pada September 2013, Gunung Sinabung kembali erupsi dan menunjukkan aktivitas vulkanik yang tinggi hingga saat ini. Sejak 2 Juni 2015, status gunung ini dinaikkan ke level IV atau Awas.

Aktivitas Gunung Sinabung secara langsung telah mengambil korban jiwa sebanyak 28 orang. Para korban umumnya terpapar awan panas.

Setelah aktivitasnya menurun, tingkat aktivitas Gunung Sinabung diturunkan dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga) pada 20 Mei 2019 pukul 10.00 Wib. (mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami