Guru Mengaji di Serang Sekap dan Cabuli Murid

Guru Mengaji di Serang Sekap dan Cabuli Murid
PERISTIWA | 3 Mei 2019 03:31 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Seorang guru mengaji berinisial DS (36) di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang mencabuli muridnya yang masih berumur 14 tahun. Perbuatan bejat tersebut dilakukan DS di rumahnya yang dijadikan tempat mengaji.

Ayah korban NM menceritakan, perbuatan bejat itu dilakukan DS saat sang istri dan anaknya tidak berada di rumah pada Sabtu (28/4) malam.

Pengakuan NM, anaknya disekap dan dicabuli DS setelah mengaji dan menghafal. Anaknya baru diperbolehkan pulang pada pagi harinya.

"Korban mengeluh rasa sakit pada bagian perut, dada dan lidah. Setelah saya tanya korban mengaku telah dicabuli DS di rumahnya," kata NM kepada wartawan, Kamis (2/5).

Pengakuan korban, pelaku mengancam untuk tidak menceritakan perbuatan tersebut dan memberi uang sebesar Rp 20 ribu. Kondisi korban saat ini mengalami trauma berat.

"Saya sebagai orang tuanya sangat kasihan dan prihatin melihat kondisinya sekarang," katanya.

Kasus ini pun telah ditangani polisi. Kasatreskrim Polres Serang AKP David Chandra Babega mengaku sudah menangkap DS. Guru tersebut ditangkap tanpa perlawanan dari kediamannya.

"Pelaku (DS) sudah kita amankan, masih kita proses penyidikan, jika terbukti bersalah, kita jerat pasal perlindungan anak, dengan ancaman di atas 7 tahun penjara," kata David. (mdk/cob)

Baca juga:
Kakak Beradik Diduga Dicabuli Ayah Tiri, Ibunya Malah Kasih Pil KB
Keluarga Korban Penculikan & Pemerkosaan di Kendari Minta Pelaku Dihukum Mati
Jejak Hitam Adrianus Pattian, Pecatan TNI Pemerkosa Anak di Kendari
Menculik dan Memerkosa di Waktu Berurutan, Pecatan TNI Diduga Anut Ilmu Hitam
Aksi Heroik Mengejar Pecatan TNI Pemerkosa Bocah di Kendari Dikenal Jago Lari
Muksin 30 Kali Cabuli Anak Tetangga Dengan Iming-Iming Uang Jajan dan Jam Tangan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami