Guru Ngaji Tewas Kecelakaan Akibat Jalan Rusak di GDC Depok

PERISTIWA | 9 Desember 2019 19:29 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Seorang guru mengaji di Depok meninggal dunia usai terlibat kecelakaan tunggal. Korban bernama Anggraito Andarbeni.

Korban meninggal karena kecelakaan yang terjadi di kawasan Grand Depok City (GDC) Depok. Korban terjatuh dari motornya dan mengalami luka di kepala hingga meninggal dunia pada Senin (9/12).

Berdasarkan keterangan kerabat korban, Sapto Waluyo mengatakan, korban terjatuh akibat lubang yang ada di jalan tersebut. Korban jatuh pada Minggu (8/12) sekira pukul 06.00 WIB.

"Nggak ada saksi mata dalam kejadian tersebut. Beberapa menit kemudian, pengendara lain menemukan korban tergeletak dan dibawa ke RS Hermina," katanya, Senin (9/12).

1 dari 3 halaman

Lokasi tempat korban memang banyak lubang. Kemudian banyak batu krikil kecil sehingga membahayakan warga yang menggunakan sepeda motor. "Di jalur seberang jalan sedang dicor entah sampai kapan selesai. Saya merenung siapa yang bertanggung jawab terhadap jalan berlubang? Apa penyebab kecelakaan," ucapnya.

Menanggapi hal ini, anggota Fraksi PKS Qurtifa Wijaya sangat menyayangkan kejadian ini. Bahkan ia mengetahui kejadian ini dan korban merupakan guru tahfidz di Depok.

"Peristiwa ini sangat disayangkan banyak pihak, karena kondisi Jalan yang rusak tersebut sudah berlangsung lama dan seolah dibiarkan oleh pihak GDC yang masih bertanggungjawab terhadap pemeliharaan jalan," kata anggota Fraksi PKS Qurtifa Wijaya yang merupakan rekan korban.

2 dari 3 halaman

Menurut dia, kondisi jalan GDC itu sangat semerawut infrastrukturnya dan mengakibatkan kemacetan. Dia menilai jalan itu sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya para pengguna sepeda motor. Buktinya kata dia, ada korban jiwa dengan kondisi jalan yang rusak di GDC.

"Padahal GDC termasuk salah satu kawasan perumahan elit di Kota Depok. Dengan adanya kejadian yang sudah berulang ini, Pemkot Depok hendaknya tidak tinggal diam. Pemkot perlu segera memanggil dan memberikan teguran keras kepada pihak Pengembang GDC karena telah lalai menunaikan kewajibannya," ucapnya.

Pemkot Depok, kata dia, hendaknya memerintahkan pengembang GDC untuk secepatnya menyelesaikan perbaikan jalan di seluruh ruas yang masih menjadi tanggungjawabnya.

"Pengembang GDC jangan hanya giat membangun perumahan tapi membiarkan akses jalannya hancur dan membahayakan pengguna jalan," katanya.

3 dari 3 halaman

Namun jika, pihak GDC tetap mengabaikan, Qurtifa menegaskan, harus ada sanksi dan tindakan tegas yang diberikan oleh Pemkot Depok. Bila perlu pihak tegas dia, GDC diperintahkan untuk menghentikan dulu pembangunan perumahan yang sedang berjalan sampai seluruh jalan diperbaiki.

"Langkah ini perlu dilakukan, agar tidak ada lagi korban-korban berikutnya," pungkasnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Sekeluarga Tumpangi Motor Diseruduk Kereta Api, 1 Meninggal
Pemotor Tewas usai Ditabrak Mobil Penerobos Lampu Merah di Tangerang
Pengendara Motor Sport yang Tewaskan Pembonceng di Setiabudi Ditetapkan Tersangka
Motor Sport Tabrak Pagar Apartemen Taman Rasuna, Seorang Perempuan Tewas
Pemotor Tewas Dilindas usai Jatuh di Jalan Berlubang saat Lewati Truk
Gara-Gara Gendongan Terlilit Ban Motor, Kaki Bocah di Nias Terpaksa Diamputasi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.