Gus Nur Juga Disangkakan Pasal Penghinaan Terhadap Penguasa

Gus Nur Juga Disangkakan Pasal Penghinaan Terhadap Penguasa
PERISTIWA » MALANG | 24 Oktober 2020 23:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tim kuasa hukum Gus Nur atau Sugi Nur Raharja dari LBH Pelita Umat mengungkapkan bahwa kliennya selain dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juga disangkakan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa.

"Ustaz Gus Nur dituduh berdasarkan Pasal 28 ayat 2 Juncto 45 ayat 2 dan Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 5 ayat 3 Udang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2018 tentang ITE. Ustaz Gus Nur juga diperkarakan berdasarkan ketentuan Pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik, dan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan Terhadap Penguasa," ucap Ketua LBH Pelita Umat, Chandra Purna Irawan dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (24/10/2020).

Kendati begitu, Chandra tak memberikan kesempatan untuk bertanya bagi awak media guna mengetahui dari laporan pihak mana penangkapan kliennya tersebut.

Chandra juga menuturkan bahwa saat ditangkap, Gus Nur belum diketahui statusnya sebagai tersangka.

"Hal ini berdasarkan surat yang diberikan aparat kepolisian yang melakukan penangkapan hanya memberikan surat penangkapan dan surat tanda terima barang bukti," beber dia.

Menurut penjelasan Chandra, Gus Nur ditangkap juga tanpa terlebih dahulu melalui pemeriksaan awal dan baru diperiksa dan diambil keterangannya setelah ditangkap oleh polisi.

"Semestinya tindakan penangkapan hanya bisa dilakukan apabila tersangka tidak hadir tanpa alasan patut dan wajar setelah dipanggil dua kali berturut-turut oleh penyidik," tegas dia.

Penangkapan Gus Nur

Sugi Nur Raharja atau akrab dikenal sebagai Gus Nur ditangkap Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Sabtu (24/10/2020) dini hari di kediamannya, Malang, Jawa Timur.

Hal itu dibenarkan oleh Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono.

"Iya ditangkap dini hari tadi. Sekitar pukul 00.18 WIB di rumahnya Sawojajar, Kec. Pakis, Malang, Jawa Timur," ujar Awi saat dikonfirmasi soal penangkapan Gus Nur, Sabtu (24/10/2020). (mdk/ded)

Baca juga:
Kasus Ujaran Kebencian, Polisi Tahan Gus Nur Selama 20 Hari ke Depan
Polisi Sebut Keputusan Penahanan Gus Nur Tunggu Hasil Pemeriksaan
Gus Nur Ditangkap Polisi dan Jadi Tersangka Ujaran Kebencian
Gus Nur Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Ujaran Kebencian Terhadap NU
Polisi Tangkap Pemilik Akun Facebook Diduga Menghina Moeldoko

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami