H-3 lebaran, kemacetan di Gilimanuk berkurang

PERISTIWA | 3 Juli 2016 14:38 Reporter : Gede Nadi Jaya

Merdeka.com - Memasuki H-3 lebaran, hingga pukul 14.00 WITA antrean arus mudik di Gilimanuk berkurang drastis dari hari sebelumnya di jam yang sama.

Pantauan di lokasi, antrean pemudik yang menggunakan sepeda motor hingga sore ini ekornya hanya sampai Jembatan Timbang, Cekik, Gilimanuk. Berbeda dengan satu hari sebelumnya di mana antrean hingga SPBU Sumber Sari, Melaya.

Demikian halnya dengan antrean pemudik yang menggunakan mobil pribadi dan antrean truk kecil serta pick up hingga sore ini ekornya di hutan Kelatakan. Sedangkan sehari sebelumnya antrean hingga melewati pasar Melaya atau sekitar 15 km.

"Hari ini arus mudik memang berkurang dari hari sebelumnya karena puncak harus mudik terjadi pada H-4 dan H-5 Lebaran," terang Manajer Usaha ASDP Gilimanuk Sugeng Purnomo, Minggu (3/7).

Namun, pihaknya memprediksi antrean arus mudik akan kembali bertambah panjang mulai sore hari hingga menjelang tengah malam. Lantaran pemudik lebih suka untuk berangkat pada malam hari dengan alasan tidak kepanasan.

Di sisi lain dari data yang dihimpun ASDP, jumlah kendaraan bermotor dan penumpang sejak Jumat (1/7) pukul 08.00 wib sampai Sabtu (2/7) pukul 08.00 wib terjadi peningkatan dibanding hari yang sama tahun lalu.

Pelabuhan mengoperasikan 41 unit kapal dengan 212 trip. Jumlah penumpang yang menyeberang 63.717 orang orang atau naik naik 6% dibanding tahun lalu, 60.347 orang, 13.952 unit R2 dan 6.405 unit R4 atau naik 17% dibanding tahun lalu berjumlah 5.463 unit.

Jumlah kapal yang beroperasi ini belum masuk puncak, yakni 48 unit kapal dari 53 unit kapal yang tersedia. Diprediksi pada Sabtu malam hingga Minggu dinihari akan kembali terjadi antrean kendaraan khususnya R4.

Sementara itu, di masing-masing pos sepanjang jalan ke pelabuhan, petugas dari kepolisian nampak maksimal mengatur arus lalu lintas. Bahkan Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo nampak turun langsung melakukan pengaturan. Namun lantaran berjubelnya kendaraan yang masuk, antrean tidak dapat dihindari.

(mdk/hrs)