Habib Ali teteskan air mata saat doakan Kapolri

PERISTIWA | 7 Februari 2018 14:34 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyambangi rumah guru besar Majelis Taklim Al'Afaf, Habib Ali bin Abdurrahman As'Segaf (73), Tebet Utara, Jakarta Selatan. Kunjungannya itu bentuk silaturahmi dirinya dan juga untuk menjenguk Ali yang sedang sakit, saat dirinya sedang berada di Georgia beberapa hari lalu.

"Saya kenal dia, saya sangat menghormati beliau seperti orang tua bagi saya. Saya mendapat informasi 3 hari yang lalu saya masih di luar negeri bahwa kondisi beliau dalam keadaan kurang sehat sehingga saya sudah menelpon langsung beliau dari luar negeri menyampaikan nanti kalau saya nanti ke Jakarta saya akan berkunjung," kata Tito di kediaman Ali, Tebet Utara, Jakarta Selatan, Rabu (7/2).

Saat berada di dalam, Tito mengaku banyak berbincang dengan Ali dan juga sempat didoakan serta mendapat dukungan secara moril dari Ali. Harapannya dirinya bisa bekerja dengan baik untuk menjaga masyarakat, keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai tugas polisi.

"Sekaligus juga menjaga umat yang beliau sampaikan dan beliau juga apa sambil keluar air mata menyampaikan karena kecintaan beliau kepada umat Islam dan saya tentunya akan menjaga amanah beliau sebaik-baiknya saya pikir itu," jelasnya.

Kapolri jenderal tito karnavian jenguk habib ali 2018 Merdeka.com/nur habibie

Saat itu, Ali juga sempat memberikan pesan terhadap dirinya agar mantan Kepala BNPT ini bisa menjalankan amanah secara baik dan melindungi masyarakat bangsa Indonesia. Mengingat Tito merupakan pimpinan tertinggi saat ini di Korps Bhayangkara.

"Apalagi beliau paham betul saya juga dari keluarga muslim, keluarga besar saya dari nenek buyut saya semua sampai ke bawah semuanya muslim," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang keluarga dari Ali yaitu Muhammad bin Ali As'Segaf mengungkapkan bahwa Ali mengalami sakit sudah sejak lama dari enam bulan yang lalu. Dan kunjungan Tito menjenguk Ali bukan undangan dari Ali tapi memang niatan dari Tito sendiri.

"Sakitnya itu pendarahan di otak, sebelum maulid udah 6 bulanan. Tahu-tahu kemarin drop dan ini juga emang Kapolri yang ingin kemari. Katena emang udah kenal lama dengan pak Tito," ungkap Muhammad.

Baca juga:
Kapolri belum ingin komentar soal pelaporan SBY terhadap Firman Wijaya
Kapolri silaturahmi ke Ormas Islam dan tokoh agama
Pembangunan Polres Kota Tangerang, Kapolri bangga karena berbasis IT
Kapolri pimpin Korps Raport kenaikan pangkat 3 Pati dan 18 Pamen Polri
ICMI anggap tak ada niat buruk dari pidato Kapolri

(mdk/fik)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com