Hadapi New Normal, Banda Aceh Gelar Uji Swab Massal

Hadapi New Normal, Banda Aceh Gelar Uji Swab Massal
PERISTIWA | 5 Juni 2020 02:14 Reporter : Afif

Merdeka.com - Pemerintah Kota Banda Aceh mulai menggelar uji swab real time- polymerase chain reaction (RT-PCR) untuk memenuhi salah satu syarat dapat menerapkan new normal.

Penduduk kota Banda Aceh sebanyak 260.000 jiwa. Dari jumlah tersebut diwajibkan uji swab 0,5 persen, yaitu 1.300 sampel. Baru kemudian terpenuhi syarat pemberlakuan new normal sebagaimana telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Uji swab massal ini pemerintah kota Banda Aceh bekerjasama dengan laboratorium RT-PCR Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Pasien perdana yang diuji adalah Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, sebagai pertanda dimulainya pemeriksaan massal uji swab. Pada hari perdana ada 25 orang yang telah diambil sampel lendir kerongkongan.

"Salah satu persyaratan penting agar Banda Aceh bisa menerapkan pola new normal dengan menguji 1.300 sampel, yaitu 0,5 persen dari jumlah penduduk sebanyak 260.000 jiwa," kata Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Kamis (4/6) pada peluncuran di Balai Kota Banda Aceh.

Katanya, bekerjasama dengan Unsyiah, nantinya lokasi pengambilan sampel swab di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa, Banda Aceh dan setiap puskesmas di seluruh kecamatan. Adapun penanggungjawabnya adalah Dinas Kesehatan Banda Aceh.

Menurut Amin, Kota Banda Aceh sudah sangat siap menerapkan pola hidup new normal. Apa lagi kehadiran pakar-pakar dari Unsyiah yang membantu penuh agar pemerintah untuk menuju ke tahap kehidupan normal baru.

"Apapun bentuknya yang kami lakukan tanpa dukungan masyarakat itu susah. Kami yakin kalau mengajak baik-baik pasti akan mendapatkan dukungan untuk penetapan new normal," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Banda Aceh, dr Media Yulizar menjelaskan kondisi pasien positif Covid-19. Hingga Jumat kemarin, 7 orang keluarga pasien positif di Banda Aceh berinisial I (38) sudah diperiksa swab.

"Semua hasilnya negatif," jelasnya.

Kata Media, Pemerintah Kota Banda Aceh juga sudah melakukan rapid test sebanyak 2.700 orang yang dilakukan di setiap puskesmas secara massal. Saat itu ada ditemukan 2 orang reaktif dari rapid test, namun hasil swab menunjukkan negative.

"Rapid test kita sudah banyak, yang belum memenuhi syarat (untuk new normal) adalah swab. Karena yang jadi syarat untuk new normal adalah uji swab, karena lebih akurat," jelasnya.

Sementara itu Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Prof Samsul Rizal pasang target dalam sepakan ini akan menuntaskan 1.300 sampel uji swab real time- polymerase chain reaction (RT-PCR) di Banda Aceh.

"Insyaallah dalam satu minggu ini kita selesaikan tes secara RT-PCR di Kota Banda Aceh sekitar 1.300," kata Prof Samsul Rizal.

Kata Rektor, peralatan laboratorium RT-PCR Unsyiah mampu memeriksa 384 spesimen per hari. Karena ada dua mesin yang dapat bekerja. Setiap mesin mampu memeriksa 96 spesimen yang akan diproses siang dan malam.

"Dua kali kerja, yang pagi kita proses siang, yang siang kita proses sore. Lima jam udah bisa dapat hasil, jadi yang dites sekarang nanti sore sudah ada hasil," jelas rektor.

Prof Samsul Rizal menjelaskan, laboratorium RT-PCR Unsyiah ada 10 lebih tenaga ahli dan dibantu pihak rumah sakit dan puskesmas di Banda Aceh untuk mengambil sampel swab.

Pihak Unsyiah, sebutnya, juga akan mengajarkan pada petugas puskesmas cara mengambil swab pada pasien. Sehingga 1.300 sampel lendir tenggorokan dapat diselesaikan dalam satu minggu ini.

Seorang dokter laboratorium RT-PCR Unysiah, dr Linda Yulia menjelaskan, hasil swab yang diperiksa itu keluar hasilnya 2 sampai 7 hari kerja.

"Insya Allah, 2 sampai 7 hari (keluar hasil uji swab di Unsyiah)," jelas dr Linda. (mdk/rhm)

Baca juga:
Penumpang Pesawat Luar Negeri Wajib Uji PCR, Domestik Cukup Tes Cepat
Pemerintah Buka Rekrutmen Relawan Besar-besaran untuk Capai Target Uji Spesimen
Jokowi Minta Pelacakan Dilakukan Secara Cepat: Seperti Selandia Baru
Jokowi Minta Tes PCR Covid-19 Ditingkatkan 20.000 Spesimen Setiap Hari
5 ASN Terkonfirmasi Covid-19, Pemkot Solo Lakukan Tes Swab ke Ratusan Orang
Meski Kasus Sudah Melandai, Bekasi Masih Periksa Ratusan Spesimen Corona Setiap Hari

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5