Haji 2020 Dibatalkan, Kantor Agama Solo Tunggu Surat Resmi Kemenag

Haji 2020 Dibatalkan, Kantor Agama Solo Tunggu Surat Resmi Kemenag
PERISTIWA | 2 Juni 2020 13:31 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah telah mengumumkan pembatalan pemberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi pada tahun ini. Pembatalan dilakukan lantaran pandemi Covid-19 yang masih mewabah hampir di seluruh dunia.

Sebanyak 510 calon jemaah haji (Calhaj) asal Solo dipastikan tak bisa berangkat ke Tanah Suci. Kepala Seksi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo, Suyono mengaku masih menunggu surat resmi dari Kemenag RI.

"Kalau di Solo total ada 510 calhaj yang seharusnya berangkat tahun ini lewat Embarkasi Adi Soemarmo. Dengan keputusan itu, semua calhaj batal diberangkatkan tahun ini," ujarnya.

Suyono belum memastikan apakah 510 calhaj tersebut ditunda pemberangkatannya pada 2021 atau ada kebijakan lainnya. Dia menjelaskan, 510 calhaj asal Solo ini sesuai jadwal terbagi dalam 3 kelompok terbang (Kloter).

"Jemaah kita terbagi dalam kloter 45, 46 dan 47 dan rencana berangkat tanggal 26 Juni. Sebelum berangkat terlebih dulu masuk Asrama Haji Donohudan, Boyolali," terangnya.

Menurut dia, kouta haji tahun ini sama dengan tahun 2019. Sesuai jadwal harusnya tahapan calhaj Solo bulan ini mengurus berkas administrasi. Namun karena bencana Corona, tahapan tersebut tidak bisa dilakukan. Saat ini, dikatakannya, semua calhaj Solo sudah melunasi biaya yang ditetapkan Kemenag RI.

"Setelah ada surat resmi pembatalan pemberangkatan dari pusat kami akan menyosialisasikan pada 510 calhaj asal Solo," katanya.

1 dari 1 halaman

Keputusan Menag

Menteri Agama Fachrul Razi mengumumkan memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi pada tahun 2020 ini. Keputusan ini diambil lantaran Saudi masih belum membuka akses dan waktu sangat mepet. Hal ini lantaran pandemi Covid-19 yang mewabah hampir di seluruh dunia.

"Keputusan ini diambil dikarenakan Arab Saudi tak kunjung membuka akses bagi jemaah haji dari negara manapun akibatnya pemerintah tidak mungkin lagi memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan utamanya dalam pelayanan dan perlindungan Jemaat," kata Menag Fachrul Razi dalam jumpa persnya, Selasa (2/6).

"Berdasarkan pernyataan tersebut pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 2020 atau tahun 1441 Hijriah," tegas Menag Fachrul. (mdk/noe)

Baca juga:
5 Fakta Kemenag Batalkan Haji 2020, Uang Akan Kembali Jika Diminta
BUMN Minta Garuda Indonesia Terima Konsekuensi Pembatalan Haji 2020
Putuskan Batalkan Haji 2020 Tanpa Konsultasi DPR, Menag Dinilai Langgar UU
Haji 2020 Batal, Menag Pastikan Jemaah Tetap Berangkat di 2021
Pemerintah Putuskan Tiadakan Haji Tahun 2020
Menag Mau Umumkan Haji 2020 Pagi Ini, DPR Protes Belum Diajak Bicara

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agar Jiwa Tak Terguncang Karena Corona

5