Hakim Tanya Soal Red Notice, Tommy Sumardi Mengaku Tidak Mengerti

Hakim Tanya Soal Red Notice, Tommy Sumardi Mengaku Tidak Mengerti
Tommy Sumardi. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 13 November 2020 15:43 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali menggelar sidang terkait surat jalan palsu dengan terdakwa Djoko Soegiarto Tjandra. Agenda kali yakni pemeriksaan sejumlah saksi, salah satunya yakni Tommy Sumardi, yang merupakan terdakwa pada kasus Red Notice.

Meski sidang yang digelar terkait dengan surat jalan palsu, namun majelis hakim lebih dulu menanyakan Tommy Sumardi perihal penghapusan red notice atas nama Djoko Tjandra. Saat itu, hakim mencecar Tommy dengan menanyakan pengetahuan dirinya soal red notice.

"Saya ingin tahu pemahaman saudara soal red notice?" tanya hakim Lingga Setiawan.

"Enggak ngerti saya," jawab Tommy.

"Jadi pemahaman saudara, apa itu red notice?" tanya hakim lagi.

"Enggak tahu saya," jawab Tommy kembali.

Saat itu, sempat bernada tinggi kepada Tommy untuk menanyakan kembali soal red notice.

"Saudara kan bertemu Prasetijo (eks Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri) membahas masalah red notice. Tahu enggak masalah red notice yang diurus-urus sama Anita (Kolopaking) dan dibicarakan dengan terdakwa Djoko Tjandra?" tanya hakim.

"Tentang pencekalan yang saya pahami," jawab Tommy.

Kemudian, hakim masih menanyakan kembali terhadap Tommy seputar red notice. Kali ini, hakim bertanya kepada Tommy terkait definisi dari red notice.

"Saya akan gali dulu (definisi red notice), karena rata-rata saksi di sini enggak tau semua (jawabannya)," kata hakim.

"(Red notice adalah) pencekalan di luar negeri," jawab Tommy.

Mendengar jawaban itu, hakim pun bertanya kepada Tommy kembali. Apakah dirinya mengetahui, jika Djoko Tjandra sedang dicari oleh pihak keamanan Indonesia.

"Eggak tahu saya," ujar Tommy.

"Masa enggak tahu? jangan berbohong. Apakah Djoko Tjandra dicari pihak keamanan Indonesia bahkan diterbitkan red notice? Tahu enggak?" tanya hakim.

"Enggak tahu," singkat Tommy.

Hakim kembali bertanya, soal dirinya yang berhubungan dengan Brigjen Prasetijo Utomo serta Anita Dewi Kolopaking. Ia pun menjawab, untuk mengecek perihal red notice atas nama Djoko Tjandra.

"Pada saat itu mengecek, apakah red notice sudah terhapus atau belum," ucap Tommy.

"Jadi saudara mengurusi sesuatu yang saudara tidak tahu," tanya hakim.

"Masalah red notice," jawab Tommy. (mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami