Halal Bihalal, Dirjen Polpum Kemendagri lepas 18 ASN yang Purna Bhakti

Halal Bihalal, Dirjen Polpum Kemendagri lepas 18 ASN yang Purna Bhakti
PERISTIWA | 21 Juni 2019 13:46 Reporter : Rizlia Khairun Nisa

Merdeka.com - Halal bihalal sudah menjadi tradisi yang bernuansa religius-sosial, setidaknya di Indonesia sehingga menjadi hal yang wajib kita laksanakan. Kebiasaan itu mengekspresikan kebahagiaan setelah menjalani hari-hari yang penuh berkah Ramadhan. Umat Islam diliputi rasa syukur, keinginan untuk saling maaf-memaafkan, dan sama-sama berintrospeksi diri.

Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum pada hari ini menyelenggarakan acara Halal Bihalal dan Pelepasan Purna Bhakti Lingkup Ditjen Polpum Kemendagri, bertempat di Gedung F lantai 3 Kemendagri (21/6/2019).

Ungkapan halalbihalal berasal dari kalimat berbahasa Arab, halalun bi halalin. Artinya, ‘saling menghalalkan.’ Maknanya, seseorang yang melakukan halalbihalal ingin menyampaikan kepada orang lain kira-kira sebagai berikut.

di ditjen polpum kemendagri

©2019 Merdeka.com

“Kesalahan anda atas saya sudah saya halalkan sehingga tidak ada lagi salah anda kepada saya. Karena itu, harapan saya demikian adanya agar kesalahan saya mohon dimaafkan," kata Dirjen Polpum Kemendagri, Soedarmo dalam sambutannya.

Ibarat skor, menurut Soedarmo, dengan melakukan halalbihalal semuanya kembali “nol-nol.” Kembali kepada keadaan kosong, tabula rasa. Sebagai umat yang beragama sudah selayaknya saling bermaafan, yang sudah menjadi hal yang wajib dalam kehidupan sehari-hari melakukan hal-hal yang membuat kita khilaf, rasa salah dan rasa berdosa, tutur Soedarmo.

Acara ini juga dirangkaikan dengan pelepasan Purna Bhakti ASN di lingkungan Ditjen Polpum sebanyak 18 Orang. Bapak/Ibu Purna Bhakti telah berkontribusi lebih untuk instansi ini, dan telah mempengaruhi keberhasilan untuk menjadi contoh dan semangat kepada para ASN yang masih dipercaya untuk mengemban amanah dalam pelaksanaan tugas-tugas negara selanjutnya.

di ditjen polpum kemendagri

©2019 Merdeka.com

"Doa dan harapan kami kepada Bapak/Ibu Purna Bhakti semoga selalu dalam Lindungan Allah SWT, diberikan kesehatan yang prima dan dapat tetap melakukan pengabdian kepada Agama, Masyarakat, Bangsa dan Negara untuk menjadi agen perubahan di Lingkungan Kehidupan masing-masing," tutup Soedarmo. (mdk/paw)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami