Hanyut Terbawa Ombak, Orok Bayi Ditemukan di Pantai Karang Sanur Denpasar

PERISTIWA | 2 Juli 2019 01:36 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Orok bayi ditemukan di pesisir Pantai Karang Sanur, Denpasar Selatan Bali, Senin (1/7). Dari hasil pemeriksaan luar oleh ahli forensik RSUP Sanglah Denpasar, bayi tersebut diperkirakan berumur antara 5 sampai 6 bulan.

"Jenazah orok laki-laki diterima jam 14.00 WITA. (Kemudian) dilakukan pemeriksaan luar jenazah didapatkan, umur (orok) dalam kandungan antara 5 sampai 6 bulan dalam kondisi busuk," kata ahli forensik RSUP Sanglah Dokter Kunthi Yulianti saat dikonfirmasi.

Sementara Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya mengatakan, saat ditemukan orok bayi tersebut dalam posisi tertelungkup dan sebagian tertutup rumput laut.

"Diperkirakan orok hanyut terbawa air laut sehingga terdampar di TKP. (Untuk pelakunya) kita masih lidik, karena orok ada kemungkinan hanyut dibawa arus laut," ujarnya.

Seperti yang diberitakan, penemuan orok bayi tersebut pertama ditemukan oleh seorang bule yang belum diketahui identitasnya yang pada saat itu berenang di sekitar TKP.

Kemudian melaporkannya kepada warga setempat. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolsek Denpasar Selatan.

Baca juga:
Bayi Baru Lahir Ditemukan Mengambang di Sungai Deli
Sedang Angkut Sampah, Petugas DKLH DKI Kaget Ada Mayat Bayi Usia 8 Bulan
Sempat Disangka Boneka, Jasad Bayi Ditemukan Tanpa Kepala, Kaki dan Tangan
Buang Bayinya Usai Melahirkan di Kamar Mandi, Selvina Ditangkap Polisi
Jasad Sudah Membusuk, Bayi Meninggal di Rumah Sakit Samarinda Sulit Diautopsi
Bayi Meninggal di Rumah Sakit Samarinda, Polisi Bakal Bongkar Makam untuk Autopsi

(mdk/cob)