Hari ini KPK Akan Periksa Anak Yasonna Laoly Terkait Kasus Suap di Pemkot Medan

PERISTIWA | 12 November 2019 10:36 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemanggilan ulang terhadap putra Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Yamitema Tirtajaya Laoly dalam penyidikan kasus suap terkait dengan proyek dan jabatan di lingkungan Pemkot Medan pada 2019, pada Selasa (12/11).

Yamitema dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Isa Ansyari (IA).

"Rencana (Yamitema Laoly) akan dipanggil lagi hari ini," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta.

KPK telah melakukan pemanggilan terhadap Yamitema pada Senin (11/11). Namun Direktur PT Kani Jaya Sentosa tersebut tidak memenuhi panggilan lantaran belum menerima surat pemanggilan pemeriksaan yang dikirim oleh KPK.

"Sebelumnya surat panggilan ditujukan ke alamat yang tertera di adminduk (administrasi kependudukan), namun yang bersangkutan tidak ada di sana," kata Febri.

1 dari 1 halaman

KPK Tetapkan Wali Kota Medan Nonaktif Dzulmi Eldin sebagai Tersangka

Sebelumnya, KPK pada hari Rabu (16/10) telah menetapkan Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin sebagai tersangka dugaan penerimaan suap bersama dua orang lainnya, yakni Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari (IAN) dan Kepala Bagian Protokoler kota Medan Syamsul Fitri Siregar (SFI).

Dzulmi ditetapkan sebagai tersangka setelah diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Medan bersama dengan Syamsul Fitri Siregar, Isa Ansyari, ajudan Wali Kota Medan Aidiel Putra Pratama, dan Sultan Sholahuddin pada hari Selasa (15/10).

Dalam perkara ini, Dzulmi diduga menerima sejumlah uang dari Isa Ansyari.

Pertama, Isa memberikan uang tunai sebesar Rp20 juta setiap bulan pada periode Maret sampai dengan Juni 2019. Pada 18 September 2019, Isa juga memberikan uang senilai Rp50 juta kepada Dzulmi.

Pemberian kedua terkait dengan perjalanan dinas Dzulmi ke Jepang yang juga membawa istri, dua orang anak, dan beberapa orang lainnya yang tidak berkepentingan, Isa lalu memberikan uang sebesar Rp250 juta pada 15 Oktober 2019. (mdk/ded)

Baca juga:
Diperiksa KPK, Istri Wali Kota Medan Dicecar Soal Plesiran ke Jepang
Besok, KPK Kembali Periksa Anak Menkumham Yasonna Laoly
Menkum HAM Yasonna Laoly Tepis Anaknya Terlibat Kasus Suap
KPK Periksa Istri Wali Kota Nonaktif Medan Terkait Suap
KPK Periksa Anak Menkum HAM Yasonna Laoly
KPK Periksa Istri Wali Kota Nonaktif Medan Dzulmi Eldin
KPK Cegah Anggota DPRD Sumut Akbar Himawan Buchari ke Luar Negeri