Hari Kesaktian Pancasila, Ormas di DIY Tabur Bunga ke Makam Pahlawan Nasional

Hari Kesaktian Pancasila, Ormas di DIY Tabur Bunga ke Makam Pahlawan Nasional
Ormas di Yogyakarta Gelar Sejuta Bunga untuk Pahlawan. ©2020 Merdeka.com/Purnomo Edi
NEWS | 1 Oktober 2020 16:14 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Berbagai cara dilakukan untuk memeringati hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober. Di Yogyakarta ormas Pemuda Pancasila dan GM FKPPI memeringatinya dengan menggelar ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara dengan tajuk Sejuta Bunga untuk Pahlawanku.

Di TMP Kusumanegara ini tercatat ada 1996 makam pahlawan, 4 makam pahlawan nasional yaitu Panglima Besar Jendral Soedirman, Jendral Oerip Soemohardjo, Menteri Soepeno dan dr Sardjito. Selain itu ada dua makam pahlawan Revolusi yaitu Brigjen Katamso dan Kolonel Soegiono.

Selain melakukan ziarah, mereka juga membagikan tali asih bagi para petugas penjaga TMP Kusumanegara. Tali asih ini diantaranya berupa paket sembako.

Ketua Majelis Pimpinan Wilayah PP DIY, Faried Jayen Soepardjan menerangkan jika pihaknya sengaja memberikan tali asih tersebut berupa paket sembako serta tanda mata bagi para penjaga makam di TMP Kusumanegara. Faried menyebut selain untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila, pemberian tali asih juga sebagai bentuk perhatian pihaknya kepada petugas TMP.

"Mereka (penjaga makam) menjaga roh para pahlawan, mereka ini yang paling berperan. Karena itu kami berikan tali asih, intinya kita berbagi bersama paling tidak membantu dan membahagiakan walau sehari keluarga para petugas," ujar Faried, Kamis (1/10) di TMP Kusumanegara.

2 dari 2 halaman

Faried menyebut pandemi Covid-19 berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat khususnya petugas TMP Kusumanegara. "Pemuda Pancasila ini organisasi dengan satu garis komando, mungkin di kabupaten/kota melihat ketuanya nyekar ingin ikut nyekar para pahlawan. Untuk nyekar ini jadi agenda rutin," ungkap Faried.

Sedangkan menurut Ketua Badan Pengusaha PP DIY, Yuni Astuti dalam agenda ziarah kali ini pihaknya ingin mengajak generasi muda menghormati jasa para pahlawan yang telah tiada. Pasalnya, generasi milenial seolah memiliki jarak dengan sejarah bangsa.

"Kami ingin ajak anak-anak muda, menghargai jasa para pahlawan. Sekaligus hari ini, kami mengajak anggota yang hadir untuk berempati. Anggota kami tanpa disuruh datang dengan kerelaan, ini sangat luar biasa," papar Yuni.

Baca juga:
Gubernur Ganjar Minta Negara Tindak Tegas Pihak yang Ingin Ganggu Pancasila
Moeldoko: Tetap Berpikir Maju Tapi Tak Melupakan Sejarah
25 Kata Bijak Kebangsaan Soekarno, Cocok Untuk Sambut Hari Kesaktian Pancasila
Mendikbud: Di Masa Krisis, Lilin-lilin Pancasila Menerangi Kegelapan
Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPR Sebut NKRI Dirongrong dari Luar dan Dalam

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami