Hari pencoblosan, Disdukcapil Jateng buka layanan rekam e-KTP

PERISTIWA | 26 Juni 2018 21:32 Reporter : Dian Ade Permana

Merdeka.com - Sebanyak 142 ribu warga Jawa Tengah belum memiliki e-KTP, padahal kartu identitas tersebut akan digunakan sebagai salah satu syarat pencoblosan Pilgub 2018. Karenanya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan tetap membuka layanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di 35 kabupaten dan kota.

"Saat ini ada 142 ribu warga belum rekam e-KTP. Kita sudah perintahkan bupati dan wali kota agar kantor Dukcapil buka pada 27 Juni," kata Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sri Puryono, Selasa (26/6).

Pada hari pencoblosan, layanan perekaman e-KTP itu nantinya akan dibuka sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Para petugas akan langsung melakukan rekam cepat kepada setiap warga yang belum punya e-KTP agar bisa mencoblos di TPS.

Selain itu, Pemprov Jateng bersama KPU juga menyiagakan perekaman e-KTP mobile di tiap daerah. Tujuannya agar warga bisa dengan mudah melakukan perekaman saat hari pencoblosan.

"Kita masih terus sosialisasikan atau umumkan terkait perekaman e-KTP pada hari H pencoblosan. Jadi warga silahkan datang untuk selanjutnya memberikan hak pilihnya di TPS, " tutur Puryono. Warga yang kebanyakan belum melakukan perekaman adalah TKI atau yang merantau.

Sementara Komisioner KPU Jateng, Ikhwanudin mengatakan telah memberikan undangan khusus kepada warga Jateng yang belum punya e-KTP untuk melakukan perekaman. Namun hal itu masih belum menjangkau keseluruhan pemilih. "Yang diundang tidak semua datang untuk perekaman. Bahkan Dukcapil sudah jemput bola ke desa-desa, tapi belum berhasil menuntaskan, " jelasnya, Selasa (27/6).

Meski begitu, ia mengklaim progres perekaman selama ini sudah cukup signifikan menuntaskan dari total 800 ribu warga Jateng belum punya e-KTP menjadi 142 ribu. "Maka di hari H Dukcapil akan buka layanan. Perekaman mobile juga akan ditempatkan di kantor KPU," katanya. (mdk/rzk)

Baca juga:
Dukcapil siapkan sistem jemput bola bagi pemilih yang belum punya e-KTP
Serahkan data keluarga, Djarot jawab polemik pengurusan e-KTP Medan
Jelang Lebaran, warga Bogor antre panjang urus e-KTP
Kemendagri simpan e-KTP di gudang Bogor sejak 2011
Mendagri tinjau gudang penyimpanan barang inventarisasi Kemendagri
Kemendagri jamin e-KTP di gudang Bogor tak bisa digunakan Pemilu
Pascainsiden e-KTP tercecer, Mendagri tinjau gudang penyimpanan di Bogor

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.