Harimau Pemangsa Manusia Ditangkap, Gubernur Sumsel Minta Warga Kembali Berkebun

PERISTIWA | 22 Januari 2020 02:02 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Tertangkapnya harimau Sumatera di Desa Pelakat, Kecamatan Semende Darat Ulu, Muara Enim, disambut baik Gubernur Sumsel Herman Deru. Dia meminta warga kembali berkebun karena teror telah usai.

"Ya, bagi warga yang terdampak teror harimau selama ini di beberapa kabupaten (Lahat, Muara Enim, Pagaralam), kembali berkebun, sudah terjamin, kembali nyaman," ungkap Deru, Selasa (21/1).

Tak hanya petani, Deru menilai penangkapan harimau itu akan berpengaruh positif bagi dunia wisata terutama di seputaran Gunung Dempo Pagaralam. Dia berharap ekonomi di bidang pariwisata kembali menggeliat setelah teror harimau berakhir.

"Kasihan kan, hotel-hotel terpuruk, restoran apalagi. Jadi saya ingin mengabarkan Sumsel kembali nyaman (untuk didatangi wisatawan)," kata dia.

Agar harimau tak kembali keluar dari habitatnya, Deru mengajak semua pihak untuk menjaga hutan lindung tetap lestari.

"Ya agar tidak keluar dari tempat tinggalnya, rantai makanannya harus terjaga, domisilinya harus terjaga. Maka jangan ditebang dong pohonnya, jangan diburu makanannya," pungkasnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Dibawa ke Lampung, Harimau Masuk Perangkap di Muara Enim Dicek Feses & Darahnya
Harimau yang Diduga Tewaskan 6 Warga Sumsel Berhasil Ditangkap dengan Umpan Kambing
Sarung Golok Selamatkan Petani Muara Enim dari Serangan Harimau
Warga Ogan Ilir Geger Harimau Berkeliaran di Kebun, BKSDA Sebut Jejak Babi Hutan
KLHK akan Lepas Rusa demi Minimalisir Serangan Harimau ke Manusia
Pemprov Sumsel Bentuk Satgas Khusus Cegah Serangan Harimau Terulang

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.