Haris Azhar Heran Dewi Tanjung Polisikan Novel: Apa Dia Ahli Medis?

PERISTIWA | 9 November 2019 21:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tim Advokasi Novel Baswedan, Haris Azhar, menanggapi laporan polisi yang dibuat Politisi PDI Perjuangan, Dewi Tanjung terhadap Novel Baswedan.

Menurut dia, Dewi Tanjung tak memiliki kapasitas memberikan penilaian bahwa penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK adalah rekayasa. Dewi Tanjung bukanlah seorang ahli medis, atau jurnalis.

Kalau pun Dewi Tanjung memiliki latar belakang profesional harusnya menjelaskan dengan kerangka sesuai keahliannya.

"Apakah dia kriminolog, jurnalis, ahli medis, dia menjelaskan ukuran-ukuran medis, kriminolog, ukuran jurnalisme," ucap Haris di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sabtu (9/11).

Saat ini, Tim Advokasi Novel Baswedan sedang berdiskusi mengambil jalur hukum terkait laporan Dewi Tanjung. Meski, polisi bisa mengambil sikap tanpa ada Novel melaporkan balik.

"Bahwa yang disampaikan dia (Dewi Tanjung) tidak punya rujukan dan yang digunakan pelintiran broadcast. Terus dipakai argumentasi pakai pandangan mata langsung ke TV yang nyomot gambar Novel diperban tapi matanya ga," papar dia.

Kendati, Haris melihat sisi positif kehadiran Dewi Tanjung ditengah lambannya pengusutan kasus yang mencederai mata Novel Baswedan.

"Bagus juga ya ada orang kayak begini makin menunjukan dan mengingatkan publik dengan munculnya orng seperti ini makin menunjukan bahwa pepesan kosong disekitar istana dan juga penegak hukum makin terasa," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Baca juga:
Novel Baswedan Khawatir Tindakan Dewi Tanjung Diikuti Pihak Lain
Tim Kuasa Hukum Tuding Polisi Lamban Usut Kasus Novel Sampai Masuk Angin
Novel Baswedan Dilaporkan soal Rekayasa Penyiraman Air Keras, Ini Kata ICW
Kasus Sarang Burung Walet Libatkan Novel Diminta Dilanjutkan, Ini Kata Jaksa Agung
Penyiraman Air Keras Novel Baswedan Disebut Rekayasa, Ini Kata Istana

(mdk/rhm)