Hasil Swab, 43 dari Total 45 Penghuni Panti Asuhan di Depok Positif Corona

Hasil Swab, 43 dari Total 45 Penghuni Panti Asuhan di Depok Positif Corona
Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock
PERISTIWA | 22 Januari 2021 14:09 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan sudah menerima hasil swab test penghuni panti asuhan ST Fransiskus Asisi di Pancoran Mas, Depok. Dari 45 penghuni yang dites, diketahui 43 orang penghuni positif Covid-19. Sebelumnya mereka menjalani rapid test antigen secara mandiri pada Senin (18/1) dengan hasil reaktif. Kemudian ditindaklanjuti dengan swab test pada Selasa (19/1) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok.

"Hasil pada Jumat pagi ini sudah diketahui dari 45 orang yang diambil spesimennya, 43 dinyatakan positif Covid-19," kata Dadang, Jumat (22/1).

Saat ini yang dilakukan adalah memisahkan antara yang positif dengan yang negatif. Sebanyak 43 penghuni yang terdiri dari anak-anak dan pengasuh itu menjalani isolasi mandiri di panti tersebut. Sedangkan dua orang lainnya dipisahkan untuk menjalani isolasi di tempat lain.

"Untuk dua orang yang dinyatakan negatif itu dilakukan isolasi mandiri, akan dicarikan oleh satgas kecamatan tempat isolasi di tempat yang sudah ditentukan, dipisah dari mereka yang melakukan isolasi di panti asuhan," tukasnya.

Dadang menuturkan, 43 penghuni itu dikategorikan dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). Kondisi mereka saat ini masih baik-baik saja dan dalam pemantauan petugas puskesmas setempat. Namun jika ada yang mengalami perburukan akan segera ditindaklanjuti untuk dibawa ke rumah sakit.

"Saat ini mereka tanpa gejala, sedikit ada gejala ringan tetapi itu dipantau oleh Puskesmas setiap hari," ungkapnya.

Anak-anak di panti itu juga menjadi atensi dan perhatian dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Sehingga pihaknya berkoordinasi aktif dengan KPAI terkait dengan kejadian kasus yang terjadi pada panti asuhan tersebut.

"Jadi kondisi panti saat ini sudah dilakukan pemantauan oleh puskesmas dan juga satgas kecamatan dan juga oleh satgas kota dan tentunya untuk kasus yang terjadi di panti asuhan ini juga sudah mendapatkan perhatian dari KPAI. Kami juga berkoordinasi aktif dengan KPAI terkait dengan kejadian kasus yang terjadi pada panti asuhan. Demikian pula juga untuk kasus-kasus lainnya yang menimpa pada anak, karena kita ketahui untuk di Kota Depok sendiri dari persentase yang terpapar dari kategori usia anak-anak itu lebih kurang 15 persen dari total kasus," tambahnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Pemerintah Target 1 Juta Vaksinasi Covid-19 per Hari
Baru 11 Hari Dipakai, TPU Srengseng Sawah Khusus Jenazah Covid-19 Kini Nyaris Penuh
CEK FAKTA: Hoaks Gelang Power Balance Bisa Menangkal Virus Corona
Diskon Tarif Listrik Diperpanjang 3 Bulan, PLN Minta Rp 4,66 T
Menkes: Strategi Ngadepin Pandemi Tak Hanya Vaksin & Rumah Sakit, Itu Mah Udah Telat
Menkes Sebut Testing Covid-19 di Indonesia Salah Secara Epidemiologi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami