Hasil Swab Positif, 3 Warga Joyotakan Solo akan Dibawa ke RSUD Bung Karno

Hasil Swab Positif, 3 Warga Joyotakan Solo akan Dibawa ke RSUD Bung Karno
PERISTIWA | 26 Mei 2020 12:03 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menjemput tiga warga Joyotakan yang dinyatakan positif Covid-19. Rencananya, ketiga warga yang telah keluar hasil pemeriksaan swab-nya tersebut akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno, Pasarkliwon, Solo.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, ketiga warga tersebut sebelumnya mengikuti rapid test bersama 247 warga lainnya di dua RT Kelurahan Joyotakan. Dari hasil rapid test yang dilakukan 20 Mei lalu itu, diketahui enam di antaranya reaktif.

"Setelah kita lakukan swab, hasilnya positif tiga. Hari ini nanti kita bawa ke rumah sakit," ujar Siti saat ditemui merdeka.com di kantornya, Selasa (26/5).

Selain tiga terkonfirmasi Covid-19 dari Joyotakan, dikatakan Siti, ada satu penambahan pasien positif lagi dari Kelurahan Semanggi. Pasien selama ini menjalani perawatan di RSUD Bung Karno, karena penyakit lain. Namun setelah dilakukan swab test, hasilnya positif. Dengan penambahan empat pasien positif tersebut, saat ini jumlah pasien positif corona yang masih dirawat sebanyak tujuh orang.

"Untuk yang Semanggi baru kita tracing. Kelihatannya transmisi lokal. Joyotakan itu kan juga transmisi lokal," katanya.

Selain warga Joyotakan, lanjut Siti, pihaknya juga melakukan rapid test di sejumlah pasar tradisional, pusat perbelanjaan, posko Graha Wisata, tempat pelayanan kesehatan, serta puskesmas. Dari sejumlah lokasi tersebut diketahui ada lima yang reaktif.

"Hari ini kita lakukan swab, mudah-mudahan tidak ada yang positif," harapnya.

Siti berharap masyarakat tetap patuh pada protokol kesehatan dan tidak meremehkan anjuran pemerintah. Menurut dia, kunci keberhasilan pemutusan mata rantai penyebaran virus corona tergantung kepada masyarakat.

"Kalau belum sakit mungkin belum bisa merasakan. Yang bisa melindungi kita adalah kita sendiri. Pemerintah hanya mengimbau. Intinya itu gimana caranya mengatur masyarakat, membimbing masyarakat supaya tidak tertular," pungkas dia. (mdk/cob)

Baca juga:
Aktivitas Pasien OTG Jaga Kebugaran di Rumah Singgah Covid-19
Ditjen PAS Pastikan Penghuni Rutan Pondok Bambu Bebas Covid-19
Jokowi Tinjau Kesiapan Penerapan New Normal di MRT
Indo Barometer: Mayoritas Warga Tak Puas dengan Cara Jokowi Tangani Covid-19
Politisi Demokrat Nilai Negara Harusnya Gunakan Pengalaman Siti Fadilah Atasi Pandemi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5