Hasil Tes Swab Lanjutan, 7 Staf Puskesmas 1 Denpasar Timur Positif Covid-19

Hasil Tes Swab Lanjutan, 7 Staf Puskesmas 1 Denpasar Timur Positif Covid-19
PERISTIWA | 28 September 2020 15:00 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Puskesmas 1 Denpasar Timur ditutup sejak Rabu (23/9) lalu setelah ditemukan 6 orang staf positif Covid-19. Dari hasil tracing dan tes swab kepada 30 orang staf lainnya didapatkan 7 orang lagi positif.

"Kemudian, kita lakukan testing terhadap 30 nakes itu ditemukan 7 yang dinyatakan positif Covid-19. Sehingga total ada 13 yang positif dan sekarang dia sudah dilakukan isolasi," kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19, I Dewa Gede Rai, Senin (28/9).

Para staf tersebut adalah Orang Tanpa Gejala atau OTG dan terkait ditemukan 7 orang positif penutupan Puskesmas ini diperpanjang hingga 1 Oktober 2020. Masyarakat yang hendak berobat dialihkan ke Puskesmas lain atau rumah sakit lainnya.

"Kemudian pelayanan sementara dialihkan ke beberapa rumah sakit atau puskesmas," ujar Dewa Rai.

Seperti yang diberitakan, akibat enam nakes atau tenaga kesehatan terpapar Covid-19. Maka, untuk sementara pelayanan di Puskesmas I Denpasar Timur ditutup total, mulai Rabu (23/9) hingga Senin (28/9) mendatang.

"Iya tutup sejak kemarin, karena ada yang terpapar Covid-19. Nanti Senin sudah mulai dibuka tapi terbatas. Ada enam orang yang positif, ada dokter, ada bidan ada analisis kesehatan, ada cleaning servis," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dihubungi, Kamis (24/9) lalu.

Kemudian, dengan adanya 6 nakes yang positif Covid-19 maka pihaknya juga melakukan tracing dan ditemukan sebanyak 30 orang staf lainnya yang sempat kontak erat dan kini sudah diisolasi mandiri.

"Yang positif enam, sisanya yang pernah kontak erat 30 orang itu diisolasi karena pernah kontak. Nanti, di swab dan menunggu hasilnya, kalau ada yang positif lagi dia tambah banyak. Kalau negatif, iya hari Senin dia mulai kerja. Untuk, yang enam positif kondisinya tanpa gejala dan sudah isolasi mandiri," ujarnya.

Dewa Rai juga menyampaikan, bahwa awal diketahui nakes terpapar Covid-19, berawal dari seorang dokter yang bertugas di sana diketahui positif Covid-19 sekitar dua Minggu yang lalu.

"Awalnya, ada satu orang dokter diketahui positif dua Minggu yang lalu. Dia (tertular) di keluarganya. Kemudian kerja karena tanpa gejala dan akhirnya kita tracing terhadap dokter dan ketemu enam orang (positif Covid-19)," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, sampai saat ini sudah sekitar 160 nakes di Denpasar yang terpapar Covid-19 sejak awal pandemi.

"Dari awal sekita 160 nakes, ada dokter ada perawat ada bidan ada analisis kesehatan ada tenaga administrasi. Namun, sudah banyak yang sembuh," ujar Dewa Rai. (mdk/bal)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami