Hendak Demo Depan KPK, GMBI Cekcok dengan Polisi di Depan PTIK

PERISTIWA | 6 November 2019 14:32 Reporter : Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Massa tergabung dalam GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) yang hendak berunjuk rasa di depan gedung KPK terlibat cekcok dengan kepolisian di depan gedung PTIK. Ormas GMBI sempat memberhentikan rombongannya dan memblokade jalan di depan gedung PTIK.

Diduga adanya cekcok bermula saat anggota ormas tengah melintas di depan Gedung PTIK dan bersenggolan dengan anggota polisi yang mengatur jalan di lokasi.

Kericuhan pun terjadi hingga terjadi percekcokan dan berakhir pemukulan terhadap peserta aksi yang diduga dilakukan oleh oknum polisi.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama tak lama datang untuk meleraikan massa dan menjamin akan menindak apabila ada oknum polisi yang melakukan pemukulan terhadap anggota GMBI

"Kalau ada anggota yang bersalah minta diproses tentunya nanti kita akan periksa, tanya, menurut keterangan posisi kasusnya seperti apa jadi kita bisa menentukan langka-langka atau tindakan yang ada," tuturnya.

Bastoni juga akan melakukan kepada seluruh anggota yang berjaga di PTIK pada saat kejadian, dan juga saksi-saksi yang ada di TKP.

"Kita akan menanyakan ke anggota dan saksi-saksi yang melihat kronologis sebenarnya seperti apa, karena kita tidak tahu versi dari GMBI atau dari masyarakat seperti apa, nanti kita kumpulin dan kita cari fakta sebenarnya seperti apa," tutup Bastoni.

Setelah keadaan membaik, massa dari GMBI melanjutkan berorasi ke gedung KPK. (mdk/rhm)

Baca juga:
Jokowi Ingin Polisi Tak Jaga Aksi Demonstrasi
Bawa Senpi Saat Aman Demo di Sultra, Enam Polisi Disanksi Hukuman Disiplin
Bawa Pesan untuk Presiden, Aktivis Lingkungan Long March Menuju Istana
Kapolri Tito Izinkan Aksi Demo Sehari Setelah Pelantikan Jokowi - Ma'ruf Amin
Dosen Nonaktif IPB Cs Berencana Ledakkan Indomaret se-Jakarta
Politikus Golkar Nilai Demo saat Pelantikan Presiden Rentan Disusupi

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.