Hendak Dipisahkan dari Buruh, Pelajar Saling Lempar Batu Saat Demo di Tangerang

Hendak Dipisahkan dari Buruh, Pelajar Saling Lempar Batu Saat Demo di Tangerang
Polisi amankan pendemo UU Cipta Kerja di Cikupa. ©2020 Merdeka.com/Kirom
PERISTIWA | 8 Oktober 2020 16:21 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Bentrokan berujung pelemparan batu terjadi saat aksi masa penolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja, antara massa buruh dengan massa pelajar hendak dipisahkan oleh petugas keamanan.

Tetapi sesaat setelah berhasil dipisahkan antar dua kelompok massa, salah satu pelajar melakukan perlawanan hingga memicu perlawanan juga dari pelajar lainnya.

Akibat hal tersebut, bentrokan diwarnai saling lempar batu tak dapat dihindari. Kepolisian yang berada di lokasi juga berusaha langsung mengamankan para pelajar yang terlibat bentrok.

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Ade Ary meminta agar buruh bisa tenang dan tidak terprovokasi dengan adanya perlawanan para pelajar.

"Kami minta tenang, kami hanya amankan, mereka tidak akan kami apa-apakan, semuanya aman," kata Ade Ary.

Saat ini terpantau, situasi di kawasan penyekatan Perbatasan Gumarang Jalan Raya Serang Km 11,4 Bitung, Cikupa, Tangerang, berlangsung kondusif. Terlihat juga petugas masih melakukan penjagaan di area penyekatan yang akan mengarah ke Jakarta. (mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami